Gempa Bali Magnitudo 5,1 Tak Berpotensi Tsunami

Ilustrasi - Reuters
14 November 2019 22:27 WIB Puput Ady Sukarno News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut gempa bumi yang melanda Provinsi Bali dengan magnitudo 5,1, Kamis petang ini (14/11/2019) tadi tidak berpotensi tsunami.

Agus Wibowo, Kapusdatin BNPB menyatakan bahwa selain tidak menyebabkan tsunami, update sementara hingga pukul 18.30 WIB Kamis (14/11/2019), tidak ada korban jiwa yang dilaporkan alias nihil.

Adapun laporan update dari Pusdalops BPBD Provinsi Bali adalah goncangan dirasakan di sejumlah lokasi, seperti di antaranya di Jembrana sangat keras dirasakan selama 5-8 detik, sehingga masyarakat berhamburan keluar.

Selainn itu di Buleleng, gempa dirasakan 2 kali getaran, dan warga sempat panik, belum ada laporan kerusakan. Sedangkan di Tabanan, gempa dirasakan lemah, dan juga belum ada info terkait kerusakan.

Namun demikian, warga yang ada di Tabanan, dikabarkan tidak panik. "Sedangkan di Denpasar, gempa dirasakan cukup kuat," ujarnya.

Adapun jumlah kerusakan antara lain bangunan toko di Desa Musi, Kec. Gerokgak. Tembok bangunan retak milik Sachrul Ramdani.

"Sementara bangunan rusak, ada di Desa Telaga, Kec. Busungbiu; lalu bangunan rusak di Desa Pangkungparuk, Kec. Seririt juga tidak tahu kemana. Adapun untuk korban jiwa. Korban jiwa nihil," ujarnya.

Menurutnya masyarakat dihimbau agar tidak panik dan hanya memantau informasi dari sumber resmi BMKG atau BNPB/BPBD.Adapim info update akan disampaikan pada kesempatan pertama.

Fery Kristianto, pegawai swasta yang bermukim di Bali juga mengakui hal yang sama. "Aman, hanya goyang saja," ujarnya melalui pesan singkat.

Sebelumnya diketahui bahwa gempa bumi 5.1 SR yang mengguncang Prov.Bali, dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Gempa dengan kedalaman 10 kilometer itu tepatnya terjadi di garis lintang 8.16 LS dan garis bujur 114.90 BT.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia