Menag: Celana Cingkrang dan Cadar Bukan Ukuran Ketakwaan

Menteri Agama Fachrul Razi. - Antara
01 November 2019 23:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi kembali berbicara soal cadar dan celana cingkrang yang belakangan kontroversial.

Ia menyebutkan, kalau pakaian yang dikenakan tidak menjadi ukuran ketaqwaan iman yang dimiliki seseorang terhadap keyakinan masing-masing.

Hal tersebut diungkapkannya ketika para wartawan menanyakan mengenai wacana pelarangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengenakan cadar atau niqab, serta celana cingkrang.

"Wah itu (cadar dan celana cingkrang), itu bukan ukuran ketaqwaan ya, jelas itu," ucap Fachrul Razi di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (1/11/2019).

Lebih lanjut, Mantan Wakil Panglima TNI tersebut menekankan, bahwa setiap pegawai memiliki aturan tersendiri yang sudah ditetapkan dan harus dipatuhi.

"Kalau di pegawai jelas ada aturannya, kan ada aturan masing," pungkasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, beberapa waktu lalu, Fachrul Razi sempat menegur salah satu pegawai kementerian yang tidak menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Setelah kejadian itu, ia langsung menyinggung mengenai penggunaan celana cingkrang di kalangan PNS. Menurutnya, hal tersebut tidak sesuai dengan aturan yang berlaku untuk para ASN.

"Celana kok tinggi begitu? Kamu enggak lihat aturan negara gimana? Kalau enggak bisa ikuti, keluar kamu,” ungkap Fachrul Razi waktu itu.

Selanjutnya, ia pun menjelaskan isu larangan cadar saat masuk ke instansi pemerintahan. Namun, Fachrul menolak dikatakan melarang, dirinya hanya mengatakan bahwa penggunaan cadar tidak ada di Alquran maupun Hadist.

Sumber : Okezone.com