Advertisement
Ini Harapan KPK pada Kapolri Baru
Juru Bicara KPK Febri Diansyah memberi keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/10/2019). - Suara.com/Muhaimin A Untung
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi pemilihan Kapolri baru. KPK mengharapkan kepada Komjen Pol. Idham Azis yang merupakan calon Kapolri adanya kerja sama yang lebih baik lagi dalam upaya pemberantasan korupsi.
"KPK berharap ke depan KPK bisa bekerja sama dengan lebih baik antara KPK, Polri, dan Kejaksaan Agung untuk melakukan upaya pemberantasan korupsi dan penegakan hukum yang lainnya," ucap Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK RI, Jakarta, Rabu (30/10/2019).
Advertisement
Terlebih, kata Febri, KPK bersama Polri dan Kejaksaan Agung juga sudah mempunyai nota kesepahaman bersama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.
"Karena kami juga punya nota kesepahaman bersama untuk saling membantu kerja sama dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi," ucap Febri.
Soal kasus penyerangan penyidik KPK Novel Baswedan, dia menyatakan bahwa lembaganya tetap menunggu hasil kerja dari tim yang telah dibentuk untuk mengungkap kasus Novel itu.
"Saya kira untuk kasus penyerangan Novel itu merupakan perintah tegas dari Presiden dan ada waktu 3 bulan, terakhir kalau kita baca informasinya sudah ada laporan juga dari Polri kepada Presiden, jadi nanti kita tunggu saja karena tugas dari Presiden itu secara institusional pada Polri maka tentu Polri akan melaksanakan itu sebaik-baiknya," katanya.
KPK pun, kata dia, mengharapkan pelaku penyerangan terhadap Novel dapat ditemukan.
Ia mengatakan bahwa pihaknya tetap berharap pelakunya ditemukan. Jika sudah ditemukan, jangan sampai hanya berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi juga sampai ke siapa yang menyuruh, misalnya kalau ada yang menyuruh atau aktor intelektualnya seperti itu.
Sebelumnya, Idham berkomitmen untuk mengungkap kasus penyerangan Novel.
Menurut dia, dirinya akan menunjuk Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) yang baru untuk mengungkap kasus tersebut.
"Saya nanti begitu dilantik, akan menunjuk Kabareskrim baru dan nanti saya beri dia waktu untuk segera mengungkap kasus itu," kata Idham usai menjalani uji kelayakan calon Kapolri di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BGN Pecat Kepala SPPG Tanjung Kesuma Terkait Dugaan Pencabulan Anak
- YouTuber Resbob dan Bigmo Jadi Tersangka Fitnah Azizah Salsha
- ABK Penyelundup 2 Ton Sabu di Batam Divonis 5 Tahun Penjara
- Update Mudik Lebaran 2026: Masih Ada 2,37 Juta Tiket Kereta Api KAI
- Penetapan Hakim Adies Kadir Dipersoalkan, Begini Amar Putusan MKMK
Advertisement
Pemkab Sleman Terbitkan SE Borong Bareng Produk UMKM Jelang Lebaran
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- JK Nilai Mediasi Indonesia dalam Konflik Iran Tak Mudah
- Komisi III DPR RI Soroti Perusahaan Gunakan Preman untuk Penagihan
- Ramcek di Terminal Semin, Dua Bus AKAP Kedapatan Tak Punya Izin Trayek
- SIM Keliling DIY Hari Ini 6 Maret 2026: Cek Lokasi dan Syaratnya
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat 6 Maret 2026, Cek Jamnya
- Pemeliharaan Jaringan PLN di Sleman, Listrik Padam 13.00-16.00 WIB
- Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Jumat 6 Maret 2026, Ini Lokasinya
Advertisement
Advertisement








