Ledakan Gas Pipa Tanam Robohkan Rumah di Medan, PGN Turunkan Tim
PGN menurunkan tim darurat usai dugaan ledakan gas pipa tanam merobohkan rumah di Medan yang menewaskan satu orang dan dua korban masih hilang.
Nanik S. Deyang. /Instagram.
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menyiapkan sejumlah langkah perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026. Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas makanan yang diterima masyarakat.
Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang mengatakan optimalisasi anggaran menjadi prioritas dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis 2026. Meski alokasi anggaran saat ini tercatat sekitar Rp268 triliun, pemerintah masih berupaya mencari ruang efisiensi yang memungkinkan program berjalan lebih efektif.
"Kami concern hal pertama adalah untuk efisiensi, sehingga meski kini sudah tinggal Rp268 triliun, kami berharap masih bisa menurunkan lagi, tetapi tidak menurunkan kualitas," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.
Menurut Nanik, efisiensi anggaran MBG dilakukan melalui sejumlah strategi yang mencakup penataan penerima manfaat hingga evaluasi operasional dapur penyedia makanan bergizi. Langkah tersebut menjadi bagian dari pembenahan tata kelola agar pelaksanaan program berjalan lebih optimal.
Tiga Fokus Perbaikan Program MBG
BGN menetapkan tiga prioritas utama dalam perbaikan Program Makan Bergizi Gratis 2026. Langkah pertama adalah melakukan refocusing atau penataan ulang kelompok penerima manfaat agar bantuan lebih tepat sasaran.
"Dua, moratorium dapur titik-titik baru, dan ketiga, pembenahan dapur-dapur yang telah berdiri dan telah beroperasi agar sesuai dengan standar untuk menghasilkan makanan yang berkualitas, termasuk perbaikan dan pelatihan sumber daya manusia di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi [SPPG]," ujar dia.
Selain membatasi pembukaan dapur baru melalui kebijakan moratorium, BGN juga akan memprioritaskan peningkatan kualitas dapur yang sudah beroperasi. Upaya tersebut mencakup perbaikan fasilitas, penguatan standar pelayanan, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang bertugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Nanik menegaskan seluruh dapur MBG wajib memenuhi standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Apabila ditemukan pelanggaran atau ketidaksesuaian standar, BGN akan mengambil tindakan tegas.
Menurutnya, dapur yang tidak memenuhi ketentuan akan dikenai penghentian sementara operasional atau suspend sampai seluruh persyaratan dapat dipenuhi kembali.
Prabowo Tekankan Kepentingan Rakyat
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan Program Makan Bergizi Gratis merupakan amanah besar yang harus dijalankan secara bertanggung jawab oleh seluruh pihak yang terlibat.
Pesan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Konsolidasi Nasional Program MBG yang diselenggarakan BGN di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema "500 Billion Meals Challenge: Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition – An Inspiring Session".
Dalam kesempatan itu, Presiden menekankan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sangat bergantung pada integritas dan kinerja seluruh pelaksana di lapangan. Ia mengingatkan agar kepentingan masyarakat menjadi prioritas utama dalam menjalankan program strategis nasional tersebut.
"(Memberi) makan ini pekerjaan yang mulia bagi kita dan ini harus berhasil, akan berhasil, kalian bagian penting. Tapi, kalau kalian tidak mau bekerja dengan baik, kalian harus minggir, kalau kalian tidak bekerja dengan baik, kalau kalian tidak mau, silakan minggir. Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan," ucap dia.
Arahan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis 2026 yang kini difokuskan pada efisiensi anggaran, peningkatan kualitas layanan, serta pembenahan operasional dapur agar manfaat program dapat diterima masyarakat secara optimal dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PGN menurunkan tim darurat usai dugaan ledakan gas pipa tanam merobohkan rumah di Medan yang menewaskan satu orang dan dua korban masih hilang.
Kebakaran hutan terbesar di Spanyol menghanguskan 26.000 hektar lahan dan memaksa sekitar 1.200 warga mengungsi di Guadalajara.
Iran mengklaim menyerang pusat data Amazon di Bahrain sebagai balasan atas serangan AS ke Darkhovin. Ketegangan kedua negara kembali meningkat.
Psikolog UI mengingatkan perubahan perilaku anak dapat menjadi tanda ancaman digital. Orang tua perlu peka dan membangun komunikasi yang aman.
PAD wisata Gunungkidul melampaui target pada semester I 2026. Pemda fokus membenahi retribusi, akses jalan, dan pelayanan wisata.
Sebanyak 195.000 pekerja di Sleman terlindungi BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2026. Pemkab masih mengejar tambahan 14.000 peserta.