Advertisement
Wishnutama Pastikan Bekraf Tidak Akan Berubah Jadi Dirjen
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Fungsi dan tugas dari Badan Ekonomi Kreatif yang kini telah bergabung ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) masih sama seperti sebelumnya ketika berdiri sendiri.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan bahwa Kemenparekraf tidak akan mengkerdilkan Bekraf dengan mengubah statusnya menjadi direktorat jenderal seperti yang banyak dikhawatirkan sebelumnya.
Advertisement
Wishnutama menyebut tengah mengkaji sistem seperti apa yang tepat untuk diimplementasikan untuk menghindari tumpang tindih tupoksi antara Kemenparekraf dan Bekraf.
“Ini sebenarnya secara sistemnya sedang kita pikirkan sehingga tidak mengecilkan satu sama lain karena Bekraf itu masih penting dan perannya sangat strategis. Ke depan yang kita pikirkan bukan hanya ekonomi kreatif di kota-kota besar saja. Karena saya juga mendapatkan tanggung jawab untuk mengembangkan agar kreativitas yang mendunia itu bisa dirasakan manfaatnya secara merata di pedesaan atau kota-kota kecil,” katanya, Sabtu (26/10).
BACA JUGA
Ia mengatakan akan melanjutkan seluruh program yang telah diinisiasi dan dilakukan oleh badan yang dibentuk oleh Presiden Joko Widodo pada 2015 itu. Selain itu, Tama juga memastikan bahwa pengembangan ekonomi kreatif di Kemenparekraf tidak akan dianaktirikan.
Terkait dengan kekhawatiran terpecahnya fokus pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air, pria yang selama ini dikenal sebagai praktisi media penyiaran televisi itu menyebut akan memaksimalkan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Herliani Tanoesoedibjo yang baru saja ditunjuk pada Jumat (25/10).
“Kan, ada Wamenparekraf, ya. Artinya, kan, saya bisa membagi tugas dan sebagainya. Orang saya ini [berlatarbelakang] industri kreatif masa iya ekonomi kreatif saya kesampingkan,” katanya.
Tama mengaku belum melakukan pembagian tugas dengan Angela. Namun yang jelas dia yakin jika Angela akan sangat membantu dirinya menjalankan tugas sebagai Menparekraf lantaran memiliki latarbelakang yang sama.
Tama merupakan pendiri sekaligus Chief Executive Officer (CEO) PT Net Mediatama atau NET TV. Sebelumnya, pria kelahiran Jayapura, 4 Mei 1970 itu juga sempat berkarir di sejumlah televisi swasta di Tanah Air, antara lain Trans 7, Trans TV, dan Indosiar.
Adapun Angela yang mengisi sejumlah jabatan di perusahaan yang tergabung dalam perusahaan media, yaitu Media Nusantara Citra (MNC) Group milik taipan Hary Tanoesodibjo yang tak lain adalah ayahnya. Jabatan yang sempat diemban oleh Angela antara lain Direktur Media MNC Group, Wakil Direktur Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI), dan Wakil Direktur Global TV (GTV). Pada tahun 2018, Angela juga sempat menjabat sebagai Managing Director RCTI dan GTV.
Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani menilai sudah sepatutnya kewenangan terkait dengan ekonomi kreatif diberikan kembali ke kementerian yang berwenang menangani pariwisata. Menurutnya pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan sektor yang tak dapat dipisahkan satu sama lain.
“Memang sebaiknya digabung Bekraf dengan Kemenpar karena jasa pariwisata dan turunannya lebih banyak terkait dengan produk kreatif. Sehingga Bekraf sebagai badan tersendiri sudah tidak diperlukan lagi,” katanya.
Aviliani meyakini bahwa produk dari ekonomi kreatif usai penggabungan Bekraf dengan Kemenpar akan lebih berkembang di masa yang akan datang. Sebab, pada dasarnya ekosistem dari ekonomi kreatif maupun pariwisata saling mendukung satu sama lain. “Industri pariwisata merupakan [bagian dari] ekosistem produk dan jasa kreatif.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kepuasan Publik ke Trump Turun, Dipicu BBM dan Konflik Iran
- Guru Besar UIN: Kasus Penyiraman Aktivis Harus Dilihat sebagai Oknum
- Arus Balik, Rest Area Tol Cipali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
- Resmi, One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Berlaku Mulai Hari Ini
- Puncak Arus Balik 2026: Rest Area KM 62B dan 52B Tol Japek Ditutup
Advertisement
Dua Perahu Kandas Beruntun di Pantai Depok Bantul Empat Selamat
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik 2026, Contraflow Diberlakukan di Tol Japek Arah Jakarta
- Yaqut Kembali ke Rutan Setelah Lebaran di Rumah
- Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Bantul Diperbolehkan Tidak Masuk Kantor
- Lonjakan Kendaraan Arus Balik, Rest Area di Tol Ini Ditutup
- Arus Balik di Jagorawi dan Jakarta -Cikampek, Ini Pengaturannya
- Harga BBM Tertekan Irlandia Siapkan Langkah Cepat
- Pasokan Solar untuk Petani Mulai Dibatasi di Inggris
Advertisement
Advertisement







