Gelar Ritual di Gedung DPR/MPR, Ki Sabdo Sebut Pelantikan Presiden Dijaga Nyi Roro Kidul dan Jin Kayangan

Tangkapan layar potongan video orang yang mengaku bernama Ki Sabdo menggelar ritual di gedung DPR/MPR, persisnya di lobi Nusantara V, Senayan, Jakarta, viral di YouTube, Jumat (18/10/2019). - Ist/YouTube
18 Oktober 2019 19:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-- Persiapan menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih tidak hanya dilakukan petugas kesekretariaran. Sebuah video orang yang mengaku bernama Ki Sabdo menggelar ritual di gedung DPR/MPR, persisnya di lobi Nusantara V, Senayan, Jakarta, viral di YouTube, Jumat (18/10/2019).

Video tersebut diketahui semakin menjadi perbincangan di media sosial, karena dikaitkan dengan acara pelantikan Presiden dan Wapres Jokowi – Maruf Amin pada hari Minggu (20/10/2019) akhir pekan ini.

Ki Sabdo dalam video tersebut menegaskan, gedung DPR telah dijaga oleh sejumlah makhluk tak kasat mata untuk mengamankan jalannya pelantikan Jokowi.

“Saya ritual terakhir di Gedung DPR RI ini, gladi bersih begitu. Jadi sedang mengecek anak buah saya di sini, mulai Ratu Selatan Nyi Roro Kidul, terus jin kayangan dan lain-lain sudah ada di dalam, maupun sekitarnya. Ini untuk mengamankan tanggal 20 pelantikan Joko Widodo,” ujar Ki Sabdo seperti dikutip dalam video.

Terkait hal itu, Sekretaris Jenderal MPR RI Maruf Cahyono mengaku pihaknya juga baru mengetahui ihwal Ki Sabdo melalui video yang beredar.

Kendati begitu, ia mengatakan bakal melakukan pengecekan mengapa Ki Sabdo bisa sampai masuk dan melakukan ritual tersebut.

“Ya tentu harus saya cek ya, kenapa bisa sampai ke situ. Untuk pelantikan sendiri, kami hanya mempersiapkan teknis pendukung persidangan, ilustrasi, serta substansinya,” kata Maruf.

Namun menurutnya, hal yang dilakukan Ki Sabdo merupakan semacam doa untuk kelancaran saat hari pelantikan.

Ia juga mengatakan, ritual Ki Sabdo bukan tindakan salah serta tak mengganggu persiapan acara pelantikan.

“Saya kira itu doa, biasa, tak mengganggu. Tapi nanti kami cek lagi. Kalau ada yang begituan saat acara pelantikan, ya mengganggu,” kata dia.

Sumber : Suara.com