Prakiraan Cuaca Rabu 19 Agustus 2026, Berawan Tebal
BMKG memprakirakan Jogja berawan tebal hari ini, Rabu 19 Agustus 2026. Sejumlah wilayah Indonesia berpotensi hujan sedang hingga lebat
Tangkapan layar potongan video orang yang mengaku bernama Ki Sabdo menggelar ritual di gedung DPR/MPR, persisnya di lobi Nusantara V, Senayan, Jakarta, viral di YouTube, Jumat (18/10/2019). /Ist-YouTube
Harianjogja.com, JAKARTA-- Persiapan menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih tidak hanya dilakukan petugas kesekretariaran. Sebuah video orang yang mengaku bernama Ki Sabdo menggelar ritual di gedung DPR/MPR, persisnya di lobi Nusantara V, Senayan, Jakarta, viral di YouTube, Jumat (18/10/2019).
Video tersebut diketahui semakin menjadi perbincangan di media sosial, karena dikaitkan dengan acara pelantikan Presiden dan Wapres Jokowi – Maruf Amin pada hari Minggu (20/10/2019) akhir pekan ini.
Ki Sabdo dalam video tersebut menegaskan, gedung DPR telah dijaga oleh sejumlah makhluk tak kasat mata untuk mengamankan jalannya pelantikan Jokowi.
“Saya ritual terakhir di Gedung DPR RI ini, gladi bersih begitu. Jadi sedang mengecek anak buah saya di sini, mulai Ratu Selatan Nyi Roro Kidul, terus jin kayangan dan lain-lain sudah ada di dalam, maupun sekitarnya. Ini untuk mengamankan tanggal 20 pelantikan Joko Widodo,” ujar Ki Sabdo seperti dikutip dalam video.
Terkait hal itu, Sekretaris Jenderal MPR RI Maruf Cahyono mengaku pihaknya juga baru mengetahui ihwal Ki Sabdo melalui video yang beredar.
Kendati begitu, ia mengatakan bakal melakukan pengecekan mengapa Ki Sabdo bisa sampai masuk dan melakukan ritual tersebut.
“Ya tentu harus saya cek ya, kenapa bisa sampai ke situ. Untuk pelantikan sendiri, kami hanya mempersiapkan teknis pendukung persidangan, ilustrasi, serta substansinya,” kata Maruf.
Namun menurutnya, hal yang dilakukan Ki Sabdo merupakan semacam doa untuk kelancaran saat hari pelantikan.
Ia juga mengatakan, ritual Ki Sabdo bukan tindakan salah serta tak mengganggu persiapan acara pelantikan.
“Saya kira itu doa, biasa, tak mengganggu. Tapi nanti kami cek lagi. Kalau ada yang begituan saat acara pelantikan, ya mengganggu,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
BMKG memprakirakan Jogja berawan tebal hari ini, Rabu 19 Agustus 2026. Sejumlah wilayah Indonesia berpotensi hujan sedang hingga lebat
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Seoul menyiapkan kebijakan “hak atas keteduhan” dengan koridor pejalan kaki teduh untuk menghadapi gelombang panas ekstrem dan melindungi warga.