Advertisement
Banjarnegara Diprediksi Hujan Sepekan ke Depan
Ilustrasi. - Solopos/Nicolous Irawan
Advertisement
Harianjogja.com, BANJARNEGARA--Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah berpeluang hujan hingga sepekan ke depan.
"Ada potensi hujan di Banjarnegara pada Jumat (18/10) hingga sepekan ke depan," kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhi di Banjarnegara, Kamis (17/10/2019).
Advertisement
Dia mengatakan, peluang hujan di wilayah setempat masih bersifat lokal dengan intensitas yang rendah. Dia menambahkan, BMKG memprakirakan Kabupaten Banjarnegara pada saat ini mulai memasuki awal musim penghujan.
"Sebagian Banjarnegara mulai memasuki awal musim penghujan pada Oktober dasarian dua namun ada juga sebagian wilayah yang baru akan mulai memasuki awal musim penghujan pada Oktober dasarian tiga," katanya.
BACA JUGA
Sementara itu, dia menambahkan bahwa pada Jumat (18/10) seluruh wilayah di Banjarnegara diprakirakan memiliki peluang hujan pada sore hingga malam hari. "Sebagian besar berpeluang hujan pada malam hari dengan intensitas rendah dan bersifat lokal," katanya.
Sementara pada Jumat (18/10) pagi, kata dia, seluruh wilayah di Banjarnegara diprakirakan cerah berawan. Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Jawa Tengah, terus mengintensifkan distribusi air bersih ke wilayah kekeringan menyusul masih tingginya permintaan dari masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara, Arief Rahman mengatakan hingga saat ini ada 10 kecamatan yang terdampak kekeringan dan mengalami krisis air bersih.
Sepuluh kecamatan tersebut antara lain, Madukara, Banjarnegara, Pagedongan, Bawang, Punggelan, Purwanegara, Susukan, Wanadadi, Purwareja Klampok, dan Mandiraja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Adies Kadir Tegaskan Mundur dari Perkara Golkar di MK, Ini Alasannya
- Gempa Darat M3,1 Guncang Pasaman, Getaran Terasa hingga Bukittinggi
- BGN dan Kemensos Matangkan Penyaluran MBG bagi Lansia dan Disabilitas
- BPJS Kesehatan Jelaskan Mekanisme Reaktivasi PBI JKN, Begini Caranya
- Ormas Islam Pahami Alasan Prabowo Masukkan RI ke Dewan Perdamaian
Advertisement
54 Ribu Peserta PBI BPJS di Gunungkidul Dinonaktifkan Awal 2026
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Belasan Rumah Tertimbun Longsor di Campakamulya Cianjur
- PN Solo Mulai Sidangkan Gugatan Nama Sri Susuhunan Pakubuwono XIV
- RSUD Wates Kembangkan Operasi Minim Sayatan, Pemulihan Lebih Cepat
- UGM Buka Kuota 10.000 Mahasiswa Baru Lewat Tiga Jalur Seleksi
- Kemiskinan di Dlingo Ditekan Lewat Agroforestry dan Kelapa Kopyor
- KPK Amankan Emas dan Uang Tunai Miliaran dalam OTT Bea Cukai
- BGN dan Kemensos Matangkan Penyaluran MBG bagi Lansia dan Disabilitas
Advertisement
Advertisement



