Bansos September 2026 Belum Cair Padahal Terdaftar? Ini Penyebabnya
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Ilustrasi teroris./Shutterstock
Harianjogja.com, SEMARANG-- Polisi menggerebek sebuah rumah kontrakan di Kota Semarang untuk memburu terduga teroris.
Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri membawa sejumlah barang bukti dari rumah kontrakan pasangan suami istri (pasutri) terduga teroris di Jalan Morokono, Desa Kepoh, Kelurahan Nongko Sawit, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Selasa (15/10/2019).
Beberapa barang bukti yang dibawa di antaranya samurai, buku jihad, telepon genggam, flashdisk dan laptop. Sedangkan pasutri yang ditangkap, yakni Amirudin (44) warga Jatipuro, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang; dan istrinya, Marifah Hasanah (44) warga Wonodadi, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung sudah dibawa ke Mabes Polri. Keduanya diketahui baru dua bulan mengontrak rumah beserta dua anaknya di Desa Kepoh.
Pasutri itu diduga terafiliasi dengan kelompok Jaringan Ansharut Daulah dan masih satu kelompok dengan pelaku penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto.
Pantauan iNews-jaringan Harianjogja.com, pasca-penggledahan yang dilakukan tim Densus 88, rumah terduga pelaku teroris itu tampak sepi. Kondisi pintu rumah tertutup dan terkunci, sementara lampu teras masih tetap menyala.
Penangkapan dan penggledahan yang dilakukan petugas bersama ketua RT Arifin dan Ketua RW Muhammad Hafidzh.
Penangkan tersebut sempat mengejutkan warga. Mereka kaget banyak petugas bersenjata lengkap medatangi rumah yang berada di pinggir jalan penghubung antar kelurahan tersebut.
“Yang saya tahu itu, banyak orang datang sekitar jam 7 an. Nggak ada warga yang mendekat,” kata Ahmad Fadholi, warga Desa Kepoh.
Menurut dia, pasutri itu dalam keseharannya dikenal baik dan tidak menutup diri dengan warga sekitar. “Orangnya baik. Kadang-kadang sering ngumpul sama warga di sini,” ujarnya.
Ketua RW 4 Nongkosawit, Muhammad Hafidzh mengatakan, warga mengenal nama pasutri itu dengan sebutan Amirudin dan dan Marifah Hasanah. “Kayaknya sudah postif (terduga teroris). Mereka sudah dipantau lama oleh petugas (Densus),” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.