Advertisement
Anggota TNI AU Ditahan Gara-Gara Istri Komentar Miring di Medsos Terkait Penusukan Wiranto
Unggahan istri Anggota Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau) Lanud Muljono Surabaya, Peltu YNS di medsos. - Instagram @militer.udara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Anggota Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau) Lanud Muljono Surabaya, Peltu YNS dicopot dan ditahan karena istrinya mengunggah opini negatif terkait penusukan Menko Polhukam Wiranto.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsma Fajar Adriyanto mengatakan, Peltu YNS mendapat teguran keras, dicopot dari jabatan dan ditahan dalam rangka penyidikan oleh Pomau karena melanggar UU No.25/2014 tentang Hukum Disiplin Militer.
Advertisement
“Dalam urusan politik, posisi prajurit TNI AU dan keluarganya (KBT/Keluarga Besar Tentara) sudah jelas, netral. Oleh karena itu, KBT dilarang berkomentar, termasuk di media sosial yang berdampak pendiskreditan pemerintah maupun simbol-simbol negara. KBT yang kedapatan melanggar, dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” katanya dikutip iNews.id, Jumat (11/10/2019).
Dia mengatakan, FS, istri dari Peltu YNS anggota Satpomau Lanud Muljono Surabaya telah menyebarkan opini negatif terhadap pemerintah dan simbol negara dengan mengunggah komentar yang mengandung fitnah, tidak sopan, dan penuh kebencian kepada Menko Polhukam Wiranto yang terluka karena serangan senjata tajam di media sosial Facebook.
BACA JUGA
FS sudah dilaporkan ke Polres Sidoarjo karena melanggar UU No.19/2016 tentang perubahan atas UU No.11/2008 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) Pasal Penyebaran Kebencian dan Berita Bohong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : inews.id
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Polda DIY Siaga Cegah Kejahatan Jalanan saat Ramadan
- Jalur Pantura Situbondo Banyak Lubang, Polisi Imbau Hati-Hati
- Dokter Ingatkan Risiko Komplikasi Diabetes Meski Gula Normal
- Mobilitas ke Jogja Naik Tajam Lewat Tol Jogja-Solo
- Uni Eropa Desak Israel Batalkan Status Tanah Tepi Barat
- MBG Bantul Saat Ramadan 2026 Tetap Jalan, Ini Skemanya
- Tanggul Sungai Tuntang Demak Jebol, Penanganan Darurat Dikebut
Advertisement
Advertisement








