Advertisement
Udara Jakarta Urutan Kedua Kategori Terburuk Kualitasnya di Dunia
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Kualitas udara di DKI Jakarta menempati posisi kedua dari 92 kota besar di dunia dengan kategori tidak sehat, Selasa (8/10/2019). Hal itu berdasarkan laporan aplikasi penyedia layanan Air Visual.
Dikutip Antara dari laman resmi Air Visual pada pukul 06.00 WIB, Indeks Qualitas Udara (AQI) Jakarta berada pada tingkat tidak sehat, yakni 165 dari ambang batas 500, dengan parameter polutan atau PM2.5 konsentrasi 82,5 ug/m3.
Advertisement
Jakarta hanya terpaut satu peringat lebih rendah dari Kabul (Afganistan) dengan AQI 250.
Dari 12 lokasi di Jakarta yang terpantau, hanya udara di sekitar lingkungan Pegadungan (Jakarta Barat) yang berkategori sedang di angka 91, dan parameter PM2.5 konsentrasi 31 ug/m3.
BACA JUGA
Pada tingkat tersebut kualitas udara berisiko terhadap kesehatan masyarakat yang sensitif. Kualitas udara di kawasan Rawamangun terpantau pada tingkat tidak sehat dengan parameter AQI 177 serta PM2.5 konsentrasi 105,4 UG/m3.
Kondisi udara di kawasan Pulau Pramuka( Kepulauan Seribu) terpantau berkategori sedang dengan parameter AQI 103 serta PM2.5 konsentrasi 39,2 UG/m3.
Wilayah lain dalam kategori udara tidak sehat, yakni Mangga dua bagian selatan, Rawamangun, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, AHP Capital Place dan Pejanten Barat.
Selain itu, AirVisual juga mencatat kelembapan udara Jakarta 65 persen dan kecepatan angin 3,6 kilometer per jam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BGN Pecat Kepala SPPG Tanjung Kesuma Terkait Dugaan Pencabulan Anak
- YouTuber Resbob dan Bigmo Jadi Tersangka Fitnah Azizah Salsha
- ABK Penyelundup 2 Ton Sabu di Batam Divonis 5 Tahun Penjara
- Update Mudik Lebaran 2026: Masih Ada 2,37 Juta Tiket Kereta Api KAI
- Penetapan Hakim Adies Kadir Dipersoalkan, Begini Amar Putusan MKMK
Advertisement
Rhodamin B Ditemukan di Makanan, Pemkot Jogja Lacak Pemasok
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Longsor Jalur Clongop Gunungkidul, Tiga Alat Berat Diterjunkan
- Lewat Buku, Masyarakat Diajak Berantas Judol
- Berbekal Asian Cadet Junior, Alden Kejar Podium Anggar Internasional
- Tol Jogja-Solo Fungsional, Jogja-Klaten Cuma 20 Menit Saat Lebaran
- Dies Natalis 80 FK-KMK UGM Tegaskan Inovasi Kesehatan Bangsa
- Manfaat Pepaya Matang saat Sarapan untuk Pencernaan dan Energi
- Bocah Tujuh Tahun Hanyut di Irigasi Kenokorejo Sukoharjo
Advertisement
Advertisement








