PHK Industri Tak Hanya Dipicu Harga Gas, Ini Penjelasan Said Iqbal
Said Iqbal menegaskan PHK industri tidak hanya dipicu harga gas, tetapi juga konflik global, daya beli melemah, dan relokasi investasi.
Aksi mahasiswa DIY dalam #GejayanMemanggil di Jalan Gejayan Sleman pada Senin (23/9/2019). /Harian Jogja- Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA--Mahasiswa akan menggelar aksi #Gejayanmemanggil jilid II pada Senin (30/9/2019) siang. Aksi ini kembali digelar karena mahasiswa merasa aksi yang sebelumnya belum benar-benar ditanggapi oleh pemerintah.
Namun, hingga Senin (30/9/20190 siang para mahasiswa belum terlihat berkumpul di titik kumpul aksi yakni Bundaran Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Berbeda dengan aksi #GejayanMemanggil jilid I sebelumnya, di maan sekitar pukul 10.00 WIB mahasiswa dari berbagai titik sudah mulai berkumpul
Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, bundaran UGM masih sepi, arus lalu lintas masih seperti biasanya, belum tampak jika akan diadakan aksi kembali. Tidak jauh berbeda dengan pertigaan Jl. Colombo yang nantinya akan dijadikan tempatdiadakannya aksi demo yang kedua ini.
Arus lalu lintas masih lancar, para pedagang juga masih membuka dan menjual dagangannya.
Para pedagang masih memilih bertahan karena ada mahasiswa yang datang memberikan informasi aksi akan berjalan damai. "Saya akan melihat situasi nanti, kalau benar-benar damai kita tidak akan tutup, tapi kalau nanti terlihat akan rusuh baru kita tutup," Kata salah satu pedagang buah dijalan Colombo pagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Said Iqbal menegaskan PHK industri tidak hanya dipicu harga gas, tetapi juga konflik global, daya beli melemah, dan relokasi investasi.
Jadwal KRL Jogja–Solo Sabtu 4 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan fleksibel.
Polisi tangkap satu terduga pelaku penyerangan anggota di Katingan. Pelaku lain masih diburu aparat gabungan.
PSIM Jogja resmi melepas Anton Fase jelang Super League 2026/2027. Cedera jadi faktor utama minimnya kontribusi pemain asal Belanda itu.
Menko PMK Pratikno minta dukungan DIY untuk Gerakan RANA. Fokus pada ruang aman anak, pendidikan inklusif, dan kesehatan mental.
PSS Sleman resmi mempertahankan Dominikus Dion. Gelandang muda ini jadi kunci kebangkitan Super Elja ke Super League.