Iran Tetap Tutup Selat Hormuz hingga AS Penuhi Komitmen Damai
Iran menegaskan Selat Hormuz tetap ditutup sampai AS memenuhi komitmen dalam nota kesepahaman, termasuk pencabutan blokade dan sanksi minyak.
Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo menyampaikan sambutan dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan DPP, DPD, dan DPC Srikandi Jaga Desa di Jakarta, Jumat (3/7/2026). ANTARA/Fath Putra Mulya
Harianjogja.com, JAKARTA — Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berlanjut sebagai bagian dari strategi nasional meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu hamil. Penegasan ini disampaikan Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, di tengah berbagai sorotan terhadap implementasi program tersebut.
Dalam sambutannya pada pelantikan pengurus Srikandi Jaga Desa di Jakarta, Jumat (3/7/2026) malam, Hashim menekankan bahwa MBG merupakan komitmen jangka panjang Presiden Prabowo Subianto yang tidak akan dihentikan.
“Pemerintah sudah bertekad melanjutkan program ini. Tidak akan berhenti sampai tujuan tercapai, yakni memastikan seluruh anak-anak dan ibu hamil yang membutuhkan mendapatkan asupan bergizi,” ujarnya.
Menurut Hashim, gagasan MBG bukan kebijakan baru, melainkan telah menjadi visi Prabowo sejak hampir dua dekade lalu. Program ini bahkan telah berulang kali masuk dalam agenda kampanye, mulai dari Pemilu 2009 hingga 2024.
Ia menegaskan, fokus utama dari program ini adalah menekan angka stunting yang masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Berdasarkan data terbaru pemerintah, prevalensi stunting memang menunjukkan tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir, namun masih berada di atas target ideal yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
“Ini bukan sekadar program bantuan makanan, tapi investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia Indonesia,” kata Hashim.
Meski demikian, ia tidak menutup mata terhadap berbagai tantangan di lapangan, termasuk potensi penyelewengan dalam pelaksanaan program. Hashim mengingatkan bahwa program dengan tujuan mulia tetap berisiko gagal jika tidak diawasi secara ketat.
Karena itu, ia meminta keterlibatan aktif kementerian, lembaga terkait, serta organisasi masyarakat seperti Srikandi Jaga Desa untuk ikut mengawal distribusi dan pelaksanaan MBG hingga ke tingkat desa.
“Pengawasan itu kunci. Kita sudah belajar dari banyak program sebelumnya, tanpa kontrol yang baik, hasilnya tidak maksimal,” tegasnya.
Program MBG sendiri menjadi salah satu kebijakan unggulan pemerintahan Prabowo yang menyasar kelompok rentan, terutama anak usia sekolah dan ibu hamil. Selain meningkatkan gizi, program ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku usaha pangan di daerah.
Dengan komitmen yang terus ditegaskan pemerintah, keberhasilan program ini kini sangat bergantung pada sinergi antarinstansi serta pengawasan yang transparan dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Iran menegaskan Selat Hormuz tetap ditutup sampai AS memenuhi komitmen dalam nota kesepahaman, termasuk pencabutan blokade dan sanksi minyak.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 19 Agustus 2026. Ada lima keberangkatan dari Jogja dan lima dari Kutoarjo.
Catat jadwal KA Bandara YIA reguler dan Xpress dari Tugu Jogja ke YIA maupun sebaliknya, lengkap dengan waktu keberangkatan.
Cek jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 19 Agustus 2026, lengkap dari Stasiun Palur hingga Stasiun Yogyakarta.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 19 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.