Fadli Zon Siapkan Buku Sejarah Tematik tentang Kepahlawanan
Fadli Zon menyiapkan buku sejarah tematik tentang kepahlawanan, termasuk sejarah Majapahit dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945-1950.
Ilustrasi mayat kecelakaan. (Harian Jogja/Gigih M Hanafi)
Harianjogja.com, JOMBANG- Sebuah minibus yang mengangkut rombongan warga hendak bertakziah berasal dari Kabupaten Kediri yang terguling di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, sehingga mengakibatkan dua penumpangnya meninggal dunia.
Kepala Unit Laka Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman mengemukakan minibus Isuzu Elf dengan nomor polisi AG 7353 D tersebut dikemudikan Subur (46), warga Desa Sidowarek, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.
Kendaraan melaju dari Kecamatan Bareng, Jombang menuju Kecamatan Wonosalam atau dari arah barat ke timur. Saat sampai di jalan menanjak Dusun Ganten, Desa Wonomerto, Wonosalam minibus tiba-tiba tergelincir lalu terguling.
"Diduga sopirnya tidak menguasai medan, sehingga minibus tidak kuat menanjak dan tergelincir," kata Sulaiman, di Jombang, Sabtu (28/9/2019).
Ia menambahkan, minibus tersebut mengangkut lima orang penumpang dari Kabupaten Kediri. Rombongan ini rencananya hendak bertakziah ke rumah kerabat mereka yang meninggal di Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Jombang.
Polisi yang mendapatkan laporan tersebut langsung menuju ke lokasi dan berupaya menolong para korban. Badan minibus tersebut ringsek bagian atas setelah menghantam tembok pembatas jembatan.
Akibat dari kejadian tunggal ini, dua orang penumpang minibus meninggal dunia. Keduanya meninggal saat perjalanan dibawa ke klinik di Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri. Korban meninggal adalah Patokah, 75, dan Supinem, 65, keduanya warga Desa Sidowarek, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.
Selain itu, tiga orang lainnya mengalami luka-luka. Mereka juga langsung mendapatkan perawatan tim medis. Untuk korban selamat antara lain sopir Subur, 46, warga Desa Sidowarek, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.
Korban lain adalah Siti Sholikatin, 46, Nur Kholifah, 48, dan Harun Sayiq, 70. Ketiganya warga Desa Tunglur, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri dan kini dirawat di rumah sakit wilayah Pare, Kabupaten Kediri.
Saat ini, polisi telah mengevakuasi minibus berwarna jingga tersebut. Namun, polisi belum menetapkan status tersangka dalam kejadian itu. Hingga kini masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi untuk mengetahui dengan pasti penyebab kecelakaan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Fadli Zon menyiapkan buku sejarah tematik tentang kepahlawanan, termasuk sejarah Majapahit dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945-1950.
DPRD Jogja mendorong ruang publik berbasis cagar budaya dikembangkan sebagai penggerak ekonomi kemantren, termasuk melalui program Latar Rejo.
Qodari menegaskan komunikasi kebijakan sama pentingnya dengan program pemerintah. Bakom RI akan mengoptimalkan jejaring 8.000 humas.
Pieter Huistra absen latihan PSS Sleman karena menghadiri rapat PSSI di Jakarta. Demerson memimpin latihan jelang laga kontra Bali United.
Mentan Amran Sulaiman memecat 13 pejabat Kementan karena terlibat judi online dan pelanggaran disiplin setelah peringatan diabaikan.
UU PDP mengatur denda administratif hingga 2% pendapatan tahunan perusahaan. Simak jenis sanksi dan mekanisme pengaduannya.