KPK Geledah 15 Lokasi Terkait Kasus Bupati Pemalang Nonaktif
Meta deskripsi: KPK menyita dokumen, HP, dokumen elektronik, dan CCTV setelah menggeledah 15 lokasi terkait kasus Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro.
Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para pelajar STM di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019) hanya berlangsung beberapa menit. Mereka lantas dijemur polisi. /Suara.com-Ria Rizki Nirmala Sari
Harianjogja.com, JAKARTA-- Sejumlah pelajar berseragam putih abu-abu melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019). Aksi yang dilakukan oleh para pelajar STM hanya berlangsung beberapa menit.
Hal tersebut lantaran para pelajar itu tiba-tiba mengurai dan berakhir dengan penjemuran yang dilakukan polisi.
Entah penyebabnya apa hingga unjuk rasa tersebut malah mengurai ke jalan raya dan sempat menghentikan laju kendaraan roda empat maupun roda dua.
Petugas kepolisian lantas mengadang para pelajar itu, dan memerintahkan mereka duduk di atas trotoar.
"Kalian duduk semua! Kalian anak-anakku, polisi akan melindungi kalian," kata salah seorang petugas kepolisian.
Sembari dijemur, tas, ponsel dan identitas milik petugas diperiksa oleh pihak kepolisian. Hingga kekinian, belum ada tindakan lanjutan yang dilakukan kepolisian.
Di lain sisi, jalan raya dari arah Semanggi menuju Slipi ditutup sementara. Terlihat di dekat jembatan layang, petugas Brimob berjaga-jaga.
Puluhan pelajar laki-laki terlihat berkerumun di Gedung DPR-MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019).
Rencananya hendak berunjuk rasa, mereka malah kocar-kacir ketika digiring petugas kepolisian untuk menjauhi Gedung DPR-MPR RI.
Pelajar-pelajar itu datang secara berkelompok dari arah Slipi. Sambil berjalan kaki dan mengenakan seragam pramuka, mereka tampak kebingungan.
"Iya ini mau demo. Kami enggak tahu jam berapa, lagi mencari teman-teman yang lain," kata Algi, salah satu pelajar yang mengaku datang dari Jakarta Utara.
Belum juga melakukan aksi demo, kehadiran mereka diketahui oleh petugas kepolisian yang sedang berjaga. "Jangan di sini, buat apa pelajar demo," kata salah seorang petugas kepolisian.
Tak dihiraukan, mereka bergerak menuju ke depan gerbang Gedung DPR-MPR RI. Namun, petugas kepolisian lainnya memberikan instruksi kepada pelajar-pelajar tersebut untuk bergerak menjauhi Gedung DPR-MPR RI.
Ada sebagian pelajar yang menuruti perintah anggota kepolisian tersebut. Akan tetapi ada juga yang curiga dengan instruksi tersebut.
Sampai akhirnya mereka malah berlarian dengan cara menyeberangi jalan tol ke arah Semanggi. Entah alasan apa mereka malah memilih untuk membubarkan diri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Meta deskripsi: KPK menyita dokumen, HP, dokumen elektronik, dan CCTV setelah menggeledah 15 lokasi terkait kasus Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 10 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Temuan beras fortifikasi tak sesuai standar mendorong Bapanas memperluas pengawasan terhadap 40 merek di 11 provinsi.
Simak harga dan spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold8, Z Flip8, dan Z Fold8 Ultra, termasuk layar, kamera, chipset, baterai, dan memori.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi 35.936 peserta E-Sports Kapolri Cup 2026 dan menargetkan kenaikan 10 kali lipat.