CPNS 2026 Dibuka November, Prasetyo Hadi Minta Pelamar Bersiap
Pemerintah berencana membuka seleksi CPNS 2026 pada November. Simak alasan rekrutmen dan arahan Prasetyo Hadi kepada calon pelamar.
Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para pelajar STM di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019) hanya berlangsung beberapa menit. Mereka lantas dijemur polisi. /Suara.com-Ria Rizki Nirmala Sari
Harianjogja.com, JAKARTA-- Sejumlah pelajar berseragam putih abu-abu melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019). Aksi yang dilakukan oleh para pelajar STM hanya berlangsung beberapa menit.
Hal tersebut lantaran para pelajar itu tiba-tiba mengurai dan berakhir dengan penjemuran yang dilakukan polisi.
Entah penyebabnya apa hingga unjuk rasa tersebut malah mengurai ke jalan raya dan sempat menghentikan laju kendaraan roda empat maupun roda dua.
Petugas kepolisian lantas mengadang para pelajar itu, dan memerintahkan mereka duduk di atas trotoar.
"Kalian duduk semua! Kalian anak-anakku, polisi akan melindungi kalian," kata salah seorang petugas kepolisian.
Sembari dijemur, tas, ponsel dan identitas milik petugas diperiksa oleh pihak kepolisian. Hingga kekinian, belum ada tindakan lanjutan yang dilakukan kepolisian.
Di lain sisi, jalan raya dari arah Semanggi menuju Slipi ditutup sementara. Terlihat di dekat jembatan layang, petugas Brimob berjaga-jaga.
Puluhan pelajar laki-laki terlihat berkerumun di Gedung DPR-MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019).
Rencananya hendak berunjuk rasa, mereka malah kocar-kacir ketika digiring petugas kepolisian untuk menjauhi Gedung DPR-MPR RI.
Pelajar-pelajar itu datang secara berkelompok dari arah Slipi. Sambil berjalan kaki dan mengenakan seragam pramuka, mereka tampak kebingungan.
"Iya ini mau demo. Kami enggak tahu jam berapa, lagi mencari teman-teman yang lain," kata Algi, salah satu pelajar yang mengaku datang dari Jakarta Utara.
Belum juga melakukan aksi demo, kehadiran mereka diketahui oleh petugas kepolisian yang sedang berjaga. "Jangan di sini, buat apa pelajar demo," kata salah seorang petugas kepolisian.
Tak dihiraukan, mereka bergerak menuju ke depan gerbang Gedung DPR-MPR RI. Namun, petugas kepolisian lainnya memberikan instruksi kepada pelajar-pelajar tersebut untuk bergerak menjauhi Gedung DPR-MPR RI.
Ada sebagian pelajar yang menuruti perintah anggota kepolisian tersebut. Akan tetapi ada juga yang curiga dengan instruksi tersebut.
Sampai akhirnya mereka malah berlarian dengan cara menyeberangi jalan tol ke arah Semanggi. Entah alasan apa mereka malah memilih untuk membubarkan diri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pemerintah berencana membuka seleksi CPNS 2026 pada November. Simak alasan rekrutmen dan arahan Prasetyo Hadi kepada calon pelamar.
Jorge Jesus menanggapi keputusan Cristiano Ronaldo pensiun dari Portugal. Ia mengaku konflik mungkin mempercepat keputusan tersebut, tetapi tak merasa bersalah.
Disdukcapil Bantul mengevaluasi inovasi Aksi Mesra dan meminta 14 gereja memperbarui kerja sama pencatatan perkawinan agar layanan adminduk tetap berjalan.
Survei Greenhouse menemukan 45% pencari kerja di AS tak mendapat kabar setelah wawancara. Fenomena job ghosting membuat kandidat frustrasi.
Marc Marquez berpeluang memecahkan tiga rekor jika mengunci gelar juara dunia MotoGP 2026 di Qatar akhir pekan ini.
Sevilla ditahan Alaves 0-0 di La Liga setelah penalti Ruben Vargas digagalkan Antonio Sivera pada menit ke-32.