Thailand Siap Pasok 36 AWAV untuk Marinir TNI, Ini Penawarannya
PM Thailand Anutin Charnvirakul menawarkan 36 kendaraan lapis baja amfibi AWAV untuk Korps Marinir TNI dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo Subianto bakal meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) pada Senin (12/1/2026)/Istimewa\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menepis anggapan bahwa program Sekolah Rakyat tidak bermutu. Hingga Agustus 2026, lebih dari 43.000 anak yang sebelumnya tidak bersekolah atau putus sekolah telah memperoleh kesempatan belajar melalui program tersebut.
Teddy menyampaikan hal itu melalui keterangan pers tertulis yang diunggah akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, @sekretariat.kabinet, pada Minggu (9/8/2026).
“Sekolah Rakyat tidak bermutu, kata siapa?” ujar Teddy.
Menurut Teddy, Sekolah Rakyat tidak hanya dirancang untuk mengembalikan anak-anak yang kehilangan akses pendidikan ke bangku sekolah. Program tersebut juga memberikan dukungan berupa tempat tinggal, makanan, layanan kesehatan, pendidikan ilmu dan adab, serta fasilitas belajar yang sangat layak.
“Bukan sekadar kembali ke bangku sekolah, mereka mendapat tempat tinggal, makan, layanan kesehatan, pendidikan ilmu dan adab, serta fasilitas belajar yang sangat layak,” kata Teddy.
43.000 Anak Kembali Mendapat Kesempatan Belajar
Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto untuk membuka kembali akses pendidikan bagi anak-anak yang sebelumnya kehilangan kesempatan bersekolah.
Teddy menilai berbagai fasilitas dan pendampingan yang diberikan tidak hanya bertujuan memastikan siswa memperoleh pendidikan formal. Dukungan tersebut juga diharapkan membuka kesempatan bagi mereka untuk membangun masa depan.
“InsyaAllah di sini, di sekolah rakyat, anak-anak yang dulunya di jalanan kini dapat bermimpi besar, bercita-cita tinggi," ucapnya.
Sekolah Rakyat memang dirancang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk mereka yang putus sekolah maupun yang belum pernah mengenyam pendidikan formal. Pemerintah menargetkan perluasan akses program tersebut di berbagai wilayah Indonesia.
Tujuh Siswa SRMA 26 Makassar Raih Prestasi
Teddy juga menunjukkan prestasi yang diraih peserta didik Sekolah Rakyat sebagai salah satu bukti program tersebut tidak hanya berfokus pada pemenuhan akses pendidikan.
Sebanyak tujuh siswa dari SRMA 26 Makassar berhasil meraih juara dalam sejumlah kompetisi. Mereka berprestasi dalam Olimpiade Nasional Indonesia (ONI), Kompetisi Sains Pelajar Dalton (KPSD), serta Airlangga Competition.
Kompetisi tersebut mencakup bidang Matematika, Biologi, Bahasa Indonesia, dan Sejarah.
“Di sini akan lahir anak-anak yang tidak hanya pintar, tetapi juga anak-anak yang beradab," ujar Teddy.
Teddy Pastikan Pengobatan Siswa Ditanggung
Perhatian Teddy terhadap siswa Sekolah Rakyat juga terlihat saat mengunjungi Sekolah Rakyat di kawasan Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (8/8/2026).
Dalam kegiatan persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Teddy berdialog dengan siswa dan calon siswa. Salah satu yang mendapat perhatian khusus adalah Rizky, siswa yang mengalami masalah pada mata dan penglihatannya.
Rizky menyampaikan keinginannya untuk berobat, tetapi terkendala biaya. Teddy kemudian memastikan biaya pengobatan siswa tersebut akan ditanggung.
“Jangan khawatir, semua akan baik-baik saja.” ujar Teddy kepada Rizky.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkenalkan Sekolah Rakyat kepada anak-anak yang sebelumnya tidak memperoleh akses pendidikan.
Teddy menekankan bahwa para siswa tidak hanya didorong untuk belajar di ruang kelas. Mereka juga dibekali kesempatan untuk membangun kepercayaan diri serta memiliki cita-cita besar.
“Mereka juga didorong untuk berani bermimpi dan memiliki cita-cita besar.” kata Teddy.
50-100 Sekolah Rakyat Baru Ditargetkan Aktif
Teddy mengatakan keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi jalan bagi anak-anak yang sebelumnya terpinggirkan dari pendidikan untuk kembali memiliki masa depan.
“Dari sinilah, cita-cita besar dapat mulai tumbuh," tandas Teddy.
Kegiatan Teddy di Sekolah Rakyat Curug tersebut juga menjadi bagian dari agenda pemerintah dalam memperluas akses pendidikan.
Pada akhir Agustus 2026, pemerintah menargetkan sekitar 50 hingga 100 unit Sekolah Rakyat baru mulai aktif di berbagai wilayah Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
PM Thailand Anutin Charnvirakul menawarkan 36 kendaraan lapis baja amfibi AWAV untuk Korps Marinir TNI dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo.
Simak harga dan spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold8, Z Flip8, dan Z Fold8 Ultra, termasuk layar, kamera, chipset, baterai, dan memori.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi 35.936 peserta E-Sports Kapolri Cup 2026 dan menargetkan kenaikan 10 kali lipat.
Kota Magelang dinilai punya potensi menjadi contoh toleransi beragama melalui keberagaman, dialog lintas iman, dan gotong royong.
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 tidak melintasi Indonesia. Simak waktu puncak GMT dan cara menyaksikannya dengan aman.
Indonesia menjamu Rumania pada Piala Davis Grup II Dunia 2026 di Jakarta, 18-20 September, dengan target bertahan di Grup II.