Sidang Korupsi Kuota Haji, Dito Ungkap Raja Arab Tawarkan Tambahan Kuota Haji
Dito mengaku lega usai bersaksi dalam sidang korupsi kuota haji. Ia menjelaskan kunjungan bersama Jokowi dan tawaran tambahan kuota haji.
Joko Widodo/Reuters-Willy Kurniawan
Harianjogja.com, BOGOR--Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Penasihat Hubungan Luar Negeri Presiden Tiongkok Xi Jinping, Song Tao, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/9/2019).
"Saya gembira sekali kedua kalinya bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan saya menilai beberapa tahun ini dibawah kepemimpinan yang mulia, ekonomi Indonesia berkembang dengan bagus," kata Song Tao dalam pertemuan itu.
Song Tao yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi Urusan Luar Negeri RRT memuji sejumlah proyek infrastruktur yang sedang dibangun yakni Tol Trans Jawa dan pembangkit tenaga listrik.
"Sebagai sahabat baik untuk Indonesia, saya benar-benar merasa sangat bahagia untuk Indonesia," ujar Song Tao.
Presiden pun menyambut Song Tao atas kunjungan itu. "Selamat datang dan senang sekali pernah bertemu di 2016," ujar Presiden.
Pejabat yang mendampingi Song Tao bertemu Presiden di ruangan kerjanya yakni Dubes RRT untuk RI Xiao Qian.
Dalam pertemuan itu Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dito mengaku lega usai bersaksi dalam sidang korupsi kuota haji. Ia menjelaskan kunjungan bersama Jokowi dan tawaran tambahan kuota haji.
BMKG menegaskan tangkapan layar akun @infobmkg yang beredar di media sosial merupakan hasil rekayasa dan memicu kesalahpahaman.
Harga masker tertekan setelah erupsi Anak Krakatau. Stok ritel menipis, tetapi kapasitas produksi dalam negeri masih sangat longgar.
Penumpang KA Bandara YIA PSO mencapai 1,23 juta orang hingga Agustus 2026, naik 2,97% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Tim SAR masih mendalami temuan pelampung di wilayah Gunung Anak Krakatau yang diduga berkaitan dengan lima jurnalis hilang kontak.
UMKM Bantul, Injapan Corporation, telah delapan kali mengirim cabai beku ke Jepang dengan akumulasi transaksi mendekati Rp1 miliar.