Pemerintah Anggarkan Rp639,6 Triliun untuk 43 Program Bansos
Pemerintah mengalokasikan Rp639,6 triliun untuk 43 program perlindungan sosial pada 2026. Sebanyak 33,1 juta keluarga menerima bantuan.
Joko Widodo/Reuters-Willy Kurniawan
Harianjogja.com, BOGOR--Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Penasihat Hubungan Luar Negeri Presiden Tiongkok Xi Jinping, Song Tao, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/9/2019).
"Saya gembira sekali kedua kalinya bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan saya menilai beberapa tahun ini dibawah kepemimpinan yang mulia, ekonomi Indonesia berkembang dengan bagus," kata Song Tao dalam pertemuan itu.
Song Tao yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi Urusan Luar Negeri RRT memuji sejumlah proyek infrastruktur yang sedang dibangun yakni Tol Trans Jawa dan pembangkit tenaga listrik.
"Sebagai sahabat baik untuk Indonesia, saya benar-benar merasa sangat bahagia untuk Indonesia," ujar Song Tao.
Presiden pun menyambut Song Tao atas kunjungan itu. "Selamat datang dan senang sekali pernah bertemu di 2016," ujar Presiden.
Pejabat yang mendampingi Song Tao bertemu Presiden di ruangan kerjanya yakni Dubes RRT untuk RI Xiao Qian.
Dalam pertemuan itu Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah mengalokasikan Rp639,6 triliun untuk 43 program perlindungan sosial pada 2026. Sebanyak 33,1 juta keluarga menerima bantuan.
PSIM Jogja menghadapi Isenmulang tanpa Ze Valente akibat kartu merah. Laskar Mataram berupaya bangkit setelah lima kekalahan beruntun.
Luhut mengusulkan penyesuaian definisi korupsi merujuk UNCAC. KPK menolak penghapusan total unsur kerugian negara dan membuka opsi delik pemberatan.
PDAM Tirta Handayani Gunungkidul mengeksplorasi sungai bawah tanah Ngobaran dengan target debit 40 liter per detik untuk Saptosari dan Panggang.
Agrinas Palma Nusantara memberikan beasiswa kepada 25 anak Papua Selatan untuk mengikuti pendidikan perkebunan sawit selama tiga tahun.
Dispar Kulonprogo memberlakukan permanen retribusi QRIS di Pantai Glagah dan menargetkan perluasan ke destinasi lain, termasuk Waduk Sermo.