Siswa SD Meninggal Seusai Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsita
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengikuti pertemuan Asean Leaders Gathering di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10/2018)./ANTARA-Afriadi Hikmal
Harianjogja.com, PUTRAJAYA- Pemerintah Indonesia hingga kini enggan menerima bantuan penanganan kebakaran hutan dari Malaysia, meski bencana kabut asap melanda dua wilayah tersebut.
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menegaskan kembali tawaran bantuan kepada Indonesia untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Namun, menurut Mahathir, tawaran bantuan itu sejauh ini belum diterima. Malaysia memiliki peralatan water bombing untuk memadamkan api di lahan luas.
Saat ditanya wartawan soal alasan Indonesia tak menerima tawaran bantuan itu, Mahathir tak mengetahuinya. Dia juga menegaskan tak pernah mempertanyakan hal itu ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Saya tak tahu mengapa," ujarnya, dikutip dari Bernama, Kamis (19/9/2019).
Dia pun meminta wartawan untuk bertanya langsung ke Jokowi.
"Bertanya (ke Jokowi) mengapa Anda tidak mau menerima bantuan kami? Saya tak pernah melakukan itu. Mengapa tidak Anda saja yang bertanya," ujarnya.
Lebih lanjut Mahathir menegaskan pemerintah sudah melakukan banyak hal untuk menangani kabut asap, dari mulai pemadaman sampai pencegahan dampaknya kepada masyarakat.
"Kita salat minta hujan. Kita juga mencoba menyemaikan awan (membuat hujan buatan) serta meminta warga mengenakan masker," katanya.
Malaysia, kata dia, kemungkinan akan menggunakan drone untuk membuat hujan buatan. Namun Mahathir belum mengetahui anggaran yang diperlukan.
"Kami punya usul menggunakan drone untuk hujan buatan. Kita bisa pakai beberapa (drone), bukan satu, untuk daerah tertentu, seperti Putrajaya yang sangat terdampak kabut asap," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.