Advertisement
Padamkan Api, Pemerintah Terus Bikin Hujan Buatan
Sebuah pesawat take-off dari landasan pacu Bandara Polonia yang diselimuti kabut asap di Medan, Sumatra Utara, Selasa (15/02). Bandara tersebut terpaksa menyalakan lampu di sepanjang landasan pada siang hari karena kabut asap yang terjadi akibat kebakaran hutan di Riau. - Bisnis/Andi Rambe
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah berhasil menurunkan hujan buatan di Riau. Selanjutnya, pemerintah terus melakukan cara itu untuk mencoba memadamkan kebakaran hutan dan lahan di wilayah lain seperti Kalimantan Tengah.
"Saat ini pemerintah sudah melakukan antara lain water bombing, sudah kan. Sekarang masih terus membuat hujan buatan," kata Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Raffles Brotestes Panjaitan usai mengisi Sosialisasi Pengendalian Kebakaran Hutam dan Lahan di KLHK Jakarta, Kamis (19/9/2019).
Advertisement
Ia mengatakan upaya membuat hujan buatan telah dilakukan dari dua hari lalu. Garam (NaCl) yang sebagai salah satu zat dibutuhkan untuk membuat hujan buatan telah ditabur di atas bibit awan yang ada di Kalimantan Tengah dan Riau.
Pesawat Cessna dan C-130 Hercules juga telah dikerahkan di Kalimantan, tinggal menunggu awan-awan yang lain untuk disemai.
"Kalau awanya tidak ada, enggak bisa juga," katanya.
"Jadi pesawatnya sudah standby semua. Tinggal begitu ada awan, langsung terbang," kata dia lebih lanjut.
Upaya membuat hujan buatan tersebut, kata dia, sudah membuahkan hasil dengan turunnya hujan di Riau.
"Kemarin sudah ada hujan," tuturnya.
Posko dan satgas yang dibentuk oleh gubernur setempat, kata dia, terus dikerahkan selain personel yang dikerahkan dari Polri dan Manggala Agni dan stakeholder lain yang terkait.
"Pokoknya usaha maksimum terus kita kerjakan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Kasus Amsal Berbuntut Panjang, DPR Desak Evaluasi Total Kejari Karo
- Anak Indonesia Nyaris Semua Online, PP Tunas Jadi Benteng Terakhir
- BMKG Turunkan Tim ke Maluku Utara dan Sulut Usai Gempa M 7,6
- Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien
Advertisement
Siap-siap! Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Cair Pekan Kedua April 2026
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- BMKG: Gempa M7,6 Ternate Akibat Sesar Naik, Warga Diminta Jauhi Pantai
- Ancaman Trump Picu Ketegangan Baru, China Minta Perang Dihentikan
- Kronologi Brutal Pengeroyokan di Sleman, Berawal dari Geber Motor
- Event Jogja 2 April 2026, dari Tulus hingga Kirab Budaya
- Cicilan Koperasi Desa Kini Ditanggung Negara lewat Dana Daerah
- Kasus Amsal Sitepu: DPR RI Minta Kejagung Sanksi Tegas Kajari Karo
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
Advertisement
Advertisement








