Advertisement
Aksi di Manokwari, Massa Orasi di Kantor Dewan Adat Papua
Ilustrasi aksi damai mahasiswa Papua yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua dan Persatuan Rakyat Untuk Pembebasan Papua Barat Semarang (PRPPBS), di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (24/8/2019), diwarnai dengan pengibaran bendera Bintang Kejora. - Suara.com/Adam Iyasa
Advertisement
Harianjogja.com, MANOKWARI--Aksi massa yang berlangsung di Manokwari, Papua Barat berkumpul dan melaksanakan orasi di Kantor Dewan Adat Papua (DAP) wilayah III/Doberay, Kamis (19/9/2019).
Saat aksi demo itu, situasi keamanan di Kota Injil tersebut masyarakat terlihat tetap beraktivitas seperti biasa, namun sejumlah sekolah memilih meliburkan aktivitas pendidikan karena pertimbangan keamanan.
Advertisement
Di lokasi aksi, ratusan personel polisi melakukan pengamanan ketat. Dipimpin langsung Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi, personel pengamanan berjaga di depan kantor.
Di tengah orasi, Kapolres memberikan peringatan kepada massa bahwa aksi tersebut tidak berizin. Untuk itu, ia mengimbau, massa segera membubarkan diri. Menurut Kapolres, aksi itu berisi penghasutan yang mengarah pada perbuatan makar terhadap negara.
BACA JUGA
Saat itu situasi sempat tegang karena massa terlihat tidak nyaman dengan peringatan Kapolres. Aksi pun berlanjut dan polisi masih terus memantau.
Pada kesempatan sebelumnya, Kapolres secara tegas menyatakan bahwa pihaknya tidak akan mengizinkan massa untuk melakukan longmach. Rencananya aksi ini akan dilakukan dengan longmach dari Kantor DAP menuju Lapangan Borarsi.
"Saya tidak akan izinkan, karena sangat berisiko. Jika longmach berlangsung akan memicu pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab masuk untuk menimbulkan kekacauan," ujar Kapolres.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- DPR Desak SKB Tiga Menteri Atasi 11 Juta PBI BPJS Nonaktif
- Gempa Donggala M4,1 Guncang Sulteng, BMKG Ungkap Penyebabnya
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
- DKPP Pecat Tiga Anggota KPU karena Pelanggaran Kode Etik
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
Advertisement
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Galaxy S26 Rilis 25 Februari 2026, Bawa Layar Anti-Spy
- Band Modern Rock 24 Degrees Rilis EP Perjalanan
- Timnas Indonesia U-23 Absen di Asian Games 2026 karena Aturan AFC
- Jadwal SIM Keliling Polda DIY 13 Februari 2026
- Copa del Rey: Atletico Madrid Vs Barcelona 4-0, Blaugrana Terpuruk
- Persik Kediri vs PSIM Jogja: Duel Amunisi Baru di Gresik
- 56.087 Peserta PBI Dinonaktifkan, Warga Gunungkidul Diminta Cek
Advertisement
Advertisement








