Anggaran Bencana Naik Jadi Rp1,1 Triliun, Banggar DPR: Jauh dari Cukup
Banggar DPR menyebut anggaran kebencanaan naik menjadi Rp1,1 triliun dari Rp494 miliar. Dana siap pakai bencana juga disiapkan Rp5 triliun.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kemenkeu Heru Pambudi menjelaskan kepada wartawan terkait kenaikan cukai rokok 23 persen pada 2020 di Jakarta/Bisnis-Novita Sari Simamora
Harianjogja.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mengembalikan sembilan kontainer berisi sampah atau limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) ke Australia.
"Hari ini akan direekspor ke negara asalnya yakni Australia," kata Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/9/2019).
Penindakan yang dilakukan oleh Bea Cukai Tangerang berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 14, 15 dan 29 Agustus 2019 terhadap tiga perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat di wilayah Tangerang, Banten, yakni PT HI, PT NHI dan PT ART mendapati impor limbah plastik tercampur sampah dan limbah B3.
Bahkan, menurut Heru, salah satu perusahaan tersebut mengimpor tanpa dilengkapi dokumen yang dipersyaratkan.
Pemeriksaan pertama terhadap PT HI yang mengimpor 102 kontainer plastik lembaran dan plastik buatan berbagai jenis segera dilanjutkan dengan pemeriksaan bersama oleh Bea Cukai dan KLHK.
Hasilnya, 23 kontainer terkontaminasi sampah atau limbah B3, sehingga direkomendasikan untuk dikembalikan ke negara asalnya yaitu Australia sebanyak 13 kontainer, Amerika Serikat tujuh kontainer, Spanyol dua kontainer dan Belgia satu kontainer.
"Sisanya 79 kontainer lainnya dinyatakan bersih dan diberikan izin pakai sebagai bahan baku," katanya.
Selanjutnya, penindakan kedua dilakukan terhadap PT NHI yang mengimpor 138 kontainer berisi chips, biji plastik PolyEthylene Terephthalate (PET) dan staple fibre.
Setelah diperiksa pada 9, 29 Juli dan 2 Agustus 2019, 109 kontainer dinyatakan terkontaminasi sampah atau limbah B3 dan akan direekspor ke negara asal.
"Australia sebanyak 80 kontainer, Amerika Serikat empat kontainer, Selandia Baru tiga kontainer dan Britania Raya sebanyak 22 kontainer," ujar dia.
Sementara 29 kontainer sisanya dinyatakan bersih dan diberkan izin untuk dipakai sebagai bahan baku. PT NHI telah mereekspor dua kontainer yang terkontaminasi tersebut ke negara asal yakni Selandia Baru pada 1 September 2019.
Penindakan ketiga dilakukan terhadap PT ART yang mengimpor 24 kontainer berisi biji plastik yang diketahui 10 di antaranya terkontaminasi limbah B3.
Importasi tersebut terbukti tidak dilengkapi dengan dokumen persetujuan seehingga Bea Cukai langsung membekukan izin Kawasan Berikat PT ART.
Pemerintah juga melakukan reekspor ke Hong Kong sebanyak tiga kontainer dan Australia tujuh kontainer. Sedangkan 14 kontainer lainnya ditanyakan bersih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Banggar DPR menyebut anggaran kebencanaan naik menjadi Rp1,1 triliun dari Rp494 miliar. Dana siap pakai bencana juga disiapkan Rp5 triliun.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Musim kemarau 2026 diprediksi lebih kering dan panjang. Simak kebutuhan cairan dan cara mencegah dehidrasi saat cuaca panas.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini Selasa 15 September 2026 tersedia di PJR Temon. Cek jadwal, lokasi, jam layanan dan syaratnya.
Kasus keracunan MBG mencapai 50.000. Komisi IX DPR menilai kasus dapat diproses pidana dan perdata serta meminta polisi proaktif.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, SIM Keliling, Saturday Night Service, dan syarat perpanjangan.