Menhub Minta Aplikator Ojol Awasi Kondisi Kendaraan Mitra
Menhub Dudy Purwagandhi meminta aplikator ojol mengawasi perawatan kendaraan. Pengaduan wajib ditanggapi maksimal tujuh hari
Aparat keamanan dalam menjaga keamanan ini hanya menggunakan tameng guna mengamankan obyek-obyek vital di sepanjang jalan Kota Abepura-Jayapura, yang akan dilewati para demonstran, Kamis 29 Agustus 2019./Antara-Reno Esnir.
Harianjogja.com, JAKARTA — Internet di empat kabupaten di Papua masih diblokir meski pemerintah sudah membuka kembali akses internet di Papua dan Papua Barat menyusul pulihnya situasi dan kondisi keamanan di sebagian besar wilayah tersebut.
"Pembukaan [internet] secara bertahap dilakukan sejak Rabu [4/9/2019] dan terus berlanjut hingga Senin [9/9/2019]," kata Pelaksana tugas Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu lewat keterangan tertulis, Senin (9/9/2019).
Adapun 25 dari 29 kabupaten-kota di Papua yang sudah dibuka kembali akses layanan internetnya yaitu Keerom, Puncak Jaya, Puncak, Asmat, Boven Digoel, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Intan Jaya, Yalimo, Lanny Jaya, Mappi, Tolikara, Nduga, Supiori, Waropen, Merauke, Biak Numfor, Yapen, Sarmi, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Pegunungan Bintang, Yahukimo, dan Nabire.
Adappun 11 dari 13 kabupaten-kota di Papua Barat yang sudah dibuka akses layanan internetnya yaitu Fak Fak, Sorong Selatan, Raja Ampat, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, Tambrauw, Maybrat, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, dan Kabupaten Sorong.
Sementara, empat kabupaten-kota di Papua dan dua kota di Papua Barat masih akan diblokir akses internetnya dalam satu atau dua hari ke depan. "Situasinya masih terus dipantau dalam satu atau dua hari ke depan karena masih belum kondusif," kata Setu.
Kabupaten-kota di Papua yang terpantau belum dibuka akses internetnya antara lain Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Jaya Wijaya. Sedangkan dua kota di Papua Barat yang belum dibuka akses internetnya yaitu Manokwari dan Sorong.
Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan penyebaran informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi di internet terus menunjukkan penurunan sejak 31 Agustus 2019. Puncak sebaran hoaks dan hasutan terkait isu Papua terjadi pada 30 Agustus 2019 dengan jumlah mencapai 72.500 situs.
Distribusi hoaks juga terus menurun dari 42.000 situs pada 31 Agustus 2019, menjadi 19.000 situs pada 1 September 2019. Angka itu menurun lagi menjadi 6.060 situs hoaks dan hasutan pada 6 September 2019.
Pemerintah mengimbau masyarakat agar menjaga situasi tetap kondusif dengan tidak menyebarkan informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian berbasis Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) melalui media apapun termasuk media sosial.
"Jangan melakukan hasutan atau provokasi melalui media apapun termasuk media sosial agar proses pemulihan kembali seluruh wilayah Papua dan Papua Barat cepat berlangsung," kata Setu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menhub Dudy Purwagandhi meminta aplikator ojol mengawasi perawatan kendaraan. Pengaduan wajib ditanggapi maksimal tujuh hari
Donald Trump mengkritik keputusan Nobel Perdamaian 2026 yang diberikan kepada Navi Pillay dan menyebut keputusan itu mencoreng Norwegia.
Alex Rins meminta maaf setelah mengacungkan jari tengah kepada marshal di MotoGP Mandalika 2026. Insiden terjadi saat sesi Practice menyisakan dua menit.
Astra membangun amphitheater di Desa Sejahtera Astra Kemiren, Banyuwangi, untuk melestarikan budaya Osing sekaligus mendorong pengembangan wisata dan ekonomi ma
DPRD Kota Jogja mendorong promosi dan event rutin di berbagai destinasi, termasuk kampung wisata, agar pengunjung tertarik tinggal lebih lama.
Michael Smith dipenjara 18 bulan setelah menggunakan lagu AI dan ribuan akun bot untuk memanipulasi pemutaran musik serta meraup jutaan dolar royalti.