Advertisement
Terima Anugerah dari Lemhanas, Puan Maharani: Lemhanas Didirikan Kakek Saya
Menko PMK Puan Maharani mengambil api abadi Mrapen di Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (18/7/2018). - Ist/Humas Inasgoc via Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) mengganjar sebuah anugerah kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani. Puan menerima anugerah pin tanda alumni kehormatan atas darma bakti yang telah diberikan bagi Indonesia.
"Ini merupakan bentuk penghargaan yang diberikan Lemhanas RI kepada warga negara Indonesia yang tidak mengikuti program pendidikan reguler maupun singkat Lemhanas RI, namun telah memberikan darma bakti, karya dan sumbang pemikiran yang luar biasa terhadap pengembangan Lemhanas RI pada khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya," ujar Gubernur Lemhanas Agus Widjojo di Jakarta, Kamis (5/9/2019).
Advertisement
Pemberian penghargaan tersebut didasari oleh keputusan Gubernur Lemhanas RI No.134/2019 yang dikeluarkan pada 28 Agustus 2019.
Agus mengatakan Puan merupakan sosok warga negara Indonesia yang setia dan taat pada Pancasila dan UUD 1945 serta memiliki integritas moral dan keteladanan. Puan juga dinilai cakap selama mengabdi dan mengemban tugas sebagai Menko PMK.
BACA JUGA
"Beliau adalah menteri koordinator termuda sepanjang sejarah kabinet menteri di Indonesia, dan sebagai sosok perempuan muda yang inovatif telah mampu memberikan kontribusi karya pemikiran yang luar biasa dalam meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia," ucap Agus.
Puan juga dianggap cukup sukses mengoordinir delapan kementerian yang berada di bawahnya, terbukti dengan sejumlah capaian yang diraih selama lima tahun terakhir.
Di antaranya turunnya prosentase angka kemiskinan dari 11,22% pada 2015 menjadi 9,40% pada 2019, serta tidak adanya status low human development di seluruh Provinsi di Indonesia sejak 2018.
"Hal tersebut di atas tentunya sangat signifikan dalam mengikis kesenjangan di masyarakat," kata Agus.
Puan yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan oleh Lemhanas. Dia mengaku bangga karena penghargaan serupa juga pernah diterima oleh sang ibunda yang juga Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarno Putri.
"Lemhanas didirikan oleh kakek saya Bung Karno pada tanggal 20 Mei 1965, jadi setelah kakeknya, alhamdulillah beberapa tahun yang lalu tentunya Presiden Republik Indonesia ke-5, dan akhirnya setelah berpuluh-puluh tahun cucunya pun bisa berdiri di sini, artinya jangan sekali-sekali melupakan sejarah," kata Puan.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Megawati Soekarno Putri, Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly, Menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Yohanna Yambisse, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
18 SMP di Bantul Ajukan Revitalisasi, Tunggu Persetujuan Pusat
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Myanmar Bangkit, Tumbangkan Afghanistan 2-1 di Kualifikasi
- Sering Lemas dan Rambut Rontok Bisa Jadi Kurang Protein
- Jadwal F1 Jepang 2026: Duel Russell vs Antonelli di Suzuka
- Honda Bagikan Cara Hindari Blind Spot yang Picu Kecelakaan
- Film Bocah Gaza Masuk Oscar Dilarang Tayang di India, Ini Alasannya
- Titan 2 Elite Rilis Juni 2026, HP QWERTY Rasa BlackBerry
- PPPK Sleman Terancam PHK, Imbas Batas Belanja 30 Persen APBD
Advertisement
Advertisement






