Dokter Ingatkan Risiko Kolesterol usai Idul Adha, Olahraga Jadi Kunci
Dokter mengingatkan pentingnya olahraga setelah Idul Adha guna mencegah kolesterol, diabetes, dan tekanan darah tinggi.
Ilustrasi teroris ISIS./Shutterstock
Harianjogja.com, TARAKAN--Kepolisian Resor Kota Tarakan mengantisipasi pergerakan kelompok militan Abu Sayyaf di Perairan Sabah seperti yang dikabarkan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Sabah.
"Untuk di Tarakan sudah diantisipasi, khususnya oleh Lantamal XIII dan jajaran Polair," kata Kapolres Tarakan Ajun Komisaris Besar Yudhistira Midyahwan saat dihubungi di Tarakan, Selasa (3/9/2019).
Selain itu, pihaknya sudah mengumumkan serta menyampaikan imbauan kepada seluruh nelayan dan kapal - kapal agar waspada dan hindari jalur rawan tersebut.
KJRI sebelumnya memperingatkan ada tiga kelompok pergerakan militan Abu Sayyaf yang dilaporkan sudah berada di perairan timur Sabah pada 30 Agustus lalu. KJRI mengirimkan surat peringatan itu kepada nelayan dan anak buah kapal yang akan melintasi Perairan Sabah.
Militan Abu Sayyaf dikenal sebagai kelompok bersenjata yang kerap menculik penumpang kapal dan meminta tebusan. Sejumlah WNI dan warga asing juga pernah diculik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dokter mengingatkan pentingnya olahraga setelah Idul Adha guna mencegah kolesterol, diabetes, dan tekanan darah tinggi.
China meluncurkan Shenzhou-23 dengan misi eksperimen tinggal satu tahun di stasiun antariksa Tiangong di tengah persaingan antariksa dengan AS.
Mendag Budi Santoso memastikan kewajiban DMO CPO tetap berlaku meski ekspor komoditas strategis nantinya dilakukan melalui PT DSI.
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 1.000 perwira TNI-Polri di Seskoad Bandung, sekaligus meresmikan perpustakaan dan museum
BGN berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri untuk mengusut maraknya dugaan penipuan jual beli titik SPPG program Makan Bergizi Gratis.
KPK memeriksa tiga ASN Kemenhub sebagai saksi kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.