Masker KN-95 Mulai Langka, Produksi Dalam Negeri Masih Longgar
Harga masker tertekan setelah erupsi Anak Krakatau. Stok ritel menipis, tetapi kapasitas produksi dalam negeri masih sangat longgar.
Petinggi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta pada Selasa (2/7/2019). /Antara-Desca Lidya Natalia
Harianjogja.com, JAKARTA-- Susunan menteri di Kabinet Kerja Jilid II Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menjadi teka-teki. Banyak pihak terus mempertanyakannya.
Rupanya, hal ini membuat Jokowi gerah. Ia curhat kerap mendapat banyak pertanyaan menjelang pelantikan pada 20 Oktober 2019. Pada tanggal tersebut, Jokowi dan Maruf Amin akan dilantik menjadi presiden dan wakil presiden periode 2019 - 2024.
Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka Konferensi Hukum Tata Negara ke 6 Tahun 2019 di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/9/2019).
"Tiap hari sekarang ini menuju ke tanggal 20 Oktober, ada saja yang menanyakan kepada saya, yang ditanyakan itu itu saja," ujar Jokowi dalam sambutannya.
Jokowi menerangkan, pertanyaan tersebut terkait dengan siapa saja yang akan dijadikan menteri di Kabinet Kerja Jilid II.
"Pak, siapa si nanti menteri menterinya. Setiap ketemu yang ditanyain itu terus. Pak bapak A masuk enggak pak? Nanti ke tempat lain, ibu B masuk enggak pak ke kabinet," kata dia.
Terkait itu, Jokowi meminta semua pihak untuk bersabar menunggu waktu untuk mengumumkan nama-nama menteri di kabinetnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan pemilihan menteri adalah hak prerogratif presiden.
"Tunggu waktunya pasti akan kita umumkan. Banyak sering saya sampaikan, setiap saat ada pertanyaan itu saya sampaikan konstitusi kita menyatakan bahwa itu adalah hak prerogatif presiden. Jadi jangan ada yang ikut campur," ucap Jokowi.
Meski demikian, Jokowi mempersilahkan siapa saja untuk mengusulkan orang yang dianggap pantas menjadi menteri di kabinetnya. Namun ia menegaskan hal tersebut merupakan kewenangan presiden.
"Usul boleh, usul boleh, bisik bisik juga boleh. Tapi seperti tadi yang disampaikan kewenangan presiden, hak prerogatif presiden," kata Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Harga masker tertekan setelah erupsi Anak Krakatau. Stok ritel menipis, tetapi kapasitas produksi dalam negeri masih sangat longgar.
Marco Bezzecchi menjadi pembalap tercepat pada Practice MotoGP San Marino 2026 di Misano setelah mencatat waktu 1 menit 30,144 detik.
Dewa United vs Bhayangkara FC berakhir imbang 2-2 di Stadion Indomilk Arena. Penalti Denilson menit 80 selamatkan tuan rumah dari kekalahan.
HP flagship bekas seperti Galaxy S21 Ultra dan Note20 Ultra kini bisa ditemukan sekitar Rp4 jutaan. Cek harga dan tips sebelum membeli.
BPOM menemukan 31 obat bahan alam dan suplemen kesehatan ilegal pada pengawasan Mei-Juni 2026. Sebanyak 30 produk mengandung BKO.
Instagram kini memungkinkan pengguna memasukkan foto yang menandai akun mereka ke grid profil utama tanpa mengunggah ulang konten.