Advertisement
Curhat Jokowi yang Gerah Sering Ditanyai Soal Menteri: Jangan Ada yang Ikut Campur
Petinggi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta pada Selasa (2/7/2019). - Antara/Desca Lidya Natalia
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-- Susunan menteri di Kabinet Kerja Jilid II Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menjadi teka-teki. Banyak pihak terus mempertanyakannya.
Rupanya, hal ini membuat Jokowi gerah. Ia curhat kerap mendapat banyak pertanyaan menjelang pelantikan pada 20 Oktober 2019. Pada tanggal tersebut, Jokowi dan Maruf Amin akan dilantik menjadi presiden dan wakil presiden periode 2019 - 2024.
Advertisement
Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka Konferensi Hukum Tata Negara ke 6 Tahun 2019 di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/9/2019).
"Tiap hari sekarang ini menuju ke tanggal 20 Oktober, ada saja yang menanyakan kepada saya, yang ditanyakan itu itu saja," ujar Jokowi dalam sambutannya.
BACA JUGA
Jokowi menerangkan, pertanyaan tersebut terkait dengan siapa saja yang akan dijadikan menteri di Kabinet Kerja Jilid II.
"Pak, siapa si nanti menteri menterinya. Setiap ketemu yang ditanyain itu terus. Pak bapak A masuk enggak pak? Nanti ke tempat lain, ibu B masuk enggak pak ke kabinet," kata dia.
Terkait itu, Jokowi meminta semua pihak untuk bersabar menunggu waktu untuk mengumumkan nama-nama menteri di kabinetnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan pemilihan menteri adalah hak prerogratif presiden.
"Tunggu waktunya pasti akan kita umumkan. Banyak sering saya sampaikan, setiap saat ada pertanyaan itu saya sampaikan konstitusi kita menyatakan bahwa itu adalah hak prerogatif presiden. Jadi jangan ada yang ikut campur," ucap Jokowi.
Meski demikian, Jokowi mempersilahkan siapa saja untuk mengusulkan orang yang dianggap pantas menjadi menteri di kabinetnya. Namun ia menegaskan hal tersebut merupakan kewenangan presiden.
"Usul boleh, usul boleh, bisik bisik juga boleh. Tapi seperti tadi yang disampaikan kewenangan presiden, hak prerogatif presiden," kata Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
Advertisement
Razia Miras Bantul Jelang Lebaran, Polisi Sita Ratusan Botol
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Dinkes Bantul Tarik Makanan Kemasan Rusak dari Supermarket
- Gilimanuk Macet Parah, Antrean Kendaraan Mudik Mengular hingga 10 KM
- Arus Mudik Mulai Terlihat di Jalur Pantura Pekalongan-Batang
- Real Madrid Umumkan Skuad Lawan Elche Tanpa Mbappe
- Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Kalikangkung Semarang Mulai Naik
- Pelajar SMAN 5 Bandung Meninggal Diduga Tawuran di Cihampelas
- Rute Mudik Lebaran 2026 Jakarta ke Jogja via Gerbang Tol Purwomartani
Advertisement
Advertisement







