Kredit Mobil Baru dan Bekas Melemah, OJK Soroti Dampak PHK
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Gedung KPK. /Antarafoto
Harianjogja.com, JAKARTA- Salah satu capim KPK dari kalangan polisi Antam Novambar membeberkan strateginya memberantas korupsi kalau lolos seleksi.
Setelah melalui beberapa proses seleksi, capim KPK kini telah menyisakan 20 kandidat dari beragam profesi. Selanjutnya, setiap capim akan menempuh test profile assessment yang dibagi berdasarkan profesi para capim di antaranya dosen, PNS, Polri, Kejaksaan, LHKPN dan juga dari internal KPK.
Salah satu kandidat pimpinan KPK dari institusi Polri, Wakabreskrim Irjen Pol Antam Novambar mencuat dalam proses tersebut. Dalam test wawancara, berulang kali ia dicecar dengan berbagai pertanyaan sensitif terkait posisi Polri yang sering menjadi polemik publik seperti soal netralitas tatkala melakoni tugas sebagai pemberantas korupsi.
Dalam kesempatan itu, ia pun menjawab dengan sebuah pepatah leluhurnya dan dengan tidak takut jika harus menindak koleganya yang berasal dari Polri.
"Saya orang Sunda. Ada pepatah, \'memancing ikannya dapat, airnya enggak keruh," kata Irjen Pol Antam.
Lebih lanjut, Irjen Pol Antam Novambar menjelaskan dalam proses penegakan hukum ia akan tegas menindak siapa saja tapi menolak untuk membuat kegaduhan di publik hingga rentan menjadi bola liar dan keluar dari substansi kasus yang justru memperkeruh masalah.
"Kita tetapkan, tegakkan hukum tanpa bikin kegaduhan. Kalau pejabat ya tangkap, enggak usah di koran-koran," lanjut Irjen Pol
Pertanyaan serupa kembali diulang oleh Ketua Pansel KPK Yenti Garnasih. Dalam kesempatan itu, Antam mengaku siap melepas semua kepentingan bila ada senior atau anggota Polri lainnya yang dijerat KPK. "Hajar!".
Sementara itu, Formasi pimpinan KPK yang baru dinilai akan berhadapan dengan berbagai tugas berat. Salah satunya mengawal proses belanja barang dan jasa pemerintah saat pemindahan Ibu kota yang tentu melibatkan spektrum kepentingan yang besar.
Menurut Uchok Sky Khadafi dari LSM Fitra, 20 Capim KPK yang tersisa hendaknya fokus dalam mengawasi APBN dan juga APBD, baik untuk infrastruktur maupun pengadaan barang dan juga jasa pemerintah.
“Harus konsern dan menindak tegas seluruh oknum yang menyalahgunakan anggaran negara dan juga daerah. Harus lebih berani lagi dengan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dari berbagai pihak tanpa memandang bulu. Ini penting untuk menjaga kas negara tepat sasaran,” tegas Uchok Khadafi saat dihubungi terpisah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
FKG UI menegaskan edukasi kesehatan gigi sejak dini penting untuk mencegah masalah gigi yang masih dialami 57 persen masyarakat Indonesia.
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Pemasangan balok girder Tol Jogja-Solo di dekat RS Panti Rini disertai rekayasa lalu lintas. Polisi memastikan arus Jalan Solo-Jogja tetap lancar.
Bocoran iPhone 18 Pro dan Pro Max mengungkap kamera variable aperture, chip 2 nm, baterai lebih besar, hingga perkiraan harga.
Kemenag Kota Cirebon memblokir nomor seri 177 blangko buku nikah yang dicuri di KUA Kesambi agar tidak bisa disalahgunakan.