Advertisement
Survei Calon Menteri Versi Warganet: Ada Najwa Shihab hingga Mahfud MD
ILustrasi jabatan - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Siapa menteri yang akan mengisi kabinet pemerintahan pimpinan Presiden Joko Widodo jilid dua sangat ditunggu-tunggu publik.
Sejumlah nama kandidat calon menteri Kabinet Kerja jilid II terus bermunculan pasca-penetapan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai pasangan presiden dan wakil presiden terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) usai gelaran Pilpres 2019 lalu.
Advertisement
Jokowi-Ma'ruf Amin masih memiliki waktu sekitar dua bulan untuk merancang kabinetnya sebelum dilantik pada Oktober 2019 mendatang. Beberapa partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) telah mengajukan jatah kursi untuk menempatkan para kadernya sebagai menteri ke Jokowi.
Menariknya, usulan agar Jokowi memilih menteri dari golongan muda terus disuarakan. Untuk meramaikan pemilihan calon menteri Kabinet Kerja jilid II, situs kabinetindonesiakerjajilid2.com membuat survei pemilihan kandidat anggota kabinet presiden dan wakil presiden terpilih.
BACA JUGA
"Sebanyak 46 posisi anggota kabinet dijaring dalam pemilihan tersebut. Tercatat, jumlah voter yang masuk ke dalam situs tersebut yang mencapai ratusan ribu," ucap penyelenggara survei, Candra Arie, Senin (26/8/2019)
Tercatat, sebanyak 50.000 pengunjung di antaranya telah menjatuhkan pilihan. Menurut hasil vote sementara, sederet wajah baru seperti Erick Tohir, Mahfud MD, dan Najwa Shihab berhasil meraih vote tertinggi untuk menjadi kandidat menteri Kabinet Kerja jilid II.
"Tak sedikit juga nama-nama menteri dari kabinet lama seperti Sri Mulyani, Rudiantara, Susi Pudjiastuti hingga Hanif Dhakiri masih menjadi favorit untuk kembali terpilih menjadi menteri untuk pos kementerian sama ataupun baru versi para pemilih," tuturnya.
Beberapa nama calon menteri milenial seperti, Emil Dardak, Angela Tanoesoedibjo dan Prananda Paloh juga masuk dalam pilihan para pemilih.
"Polling kandidat menteri bagi kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin ini merupakan bentuk partisipasi rakyat dalam membentuk pemerintahan baru yang lebih baik," ujar Candra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Senin Mau ke Solo? Simak Jadwal Keberangkatan KRL Jogja-Solo, 23 Maret
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Terbaru Senin 23 Maret 2026
- Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini Senin 23 Maret 2026: Waspada Hujan Ringan
- Jadwal KA Prameks Kutoarjo-Jogja Terbaru Senin 23 Maret 2026
- SIM Mati Pas Libur Lebaran 2026, Cek Jadwal Perpanjangan
- Prediksi Lonjakan Parkir Wisata Lebaran Jogja 2026: Cek Tarif Resmi
- Timbangan Naik Saat Diet Sehat Ini Penjelasan Dokter
Advertisement
Advertisement








