Siswa SD Meninggal Seusai Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsita
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Mobil meledak di gereja./dok polisi
Harianjogja.com, SURABAYA- Sebuah mobil dikabarkan meledak di sebuah gereja di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (1/8/2019) siang. Polisi masih menyelidiki kejadian ini.
Mobil yang meledak di gereja Surabaya diketahui kendaraan operasional. Mobil itu meledak di Gereja Kebangunan Kalam Allah Indonesia Jalan Arjuna Surabaya, Jawa Timur, Kamis (1/8/2019).
Mobil meledak di gereja sekira pukul 09.40 WIB. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi membenarkan adanya ledakan sebuah mobil di Gereja Kebangunan Kalam Allah Indonesia.
Frans Barung Mangera menjelaskan, ledakan mobil tersebut masih dalam penyelidikan. Dia pun lasih belum bisa memastikan apakah ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Masih diselidiki. Petugas masih bekerja di lapangan. Yang pasti itu mobil operasional gereja. Untuk ada atau tidaknya korban masih kita selidiki," jelasnya.
Mobil yang meledak di Gereja Arjuna bermerk Isuzu Panther.
"Iya. Mobil Isuzu Panther nomor polisi L 1147 SW warna Silver," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.
Defisit APBN April 2026 turun ke Rp164,4 triliun, keseimbangan primer kembali surplus Rp28 triliun.