Advertisement
Kebakaran Hutan dan Lahan Capai 30.470 Hektare
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api dengan cara memukul bara api yang membakar lahan gambut di Kawasan Desa Kuta Padang, Kecamatan Bubon, Aceh Barat, Sabtu (13/7/2019). - Ist/Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan bahwa luas kebakaran hutan dan lahan yang terjadi hingga pertengahan Juli 2019 mencapai 30.477 hektare.
"Kebakaran dilaporkan terjadi di delapan provinsi, yaitu Aceh, Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Papua Barat," katanya di Jakarta, Selasa (16/7/2019).
Advertisement
Ia menyebutkan provinsi yang mengalami kebakaran hutan dan lahan terluas adalah Riau, yaitu mencapai 27.683 hektare dan Kalimantan Barat mencapai 2.274 hektare.
Kemudian, Sumatera Selatan (236 hektare), Aceh (142 hektare), Papua Barat (58 hektare), Kalimantan Selatan (53 hektare), Kalimantan Tengah (27 hektare), dan Jambi (empat hektare).
BACA JUGA
"BNPB dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi sudah melakukan operasi udara untuk membuat hujan buatan. Data tentang itu masih kami kumpulkan," katanya.
Ia mengatakan kebakaran hutan dan lahan dipastikan 99 persen terjadi karena ulah manusia, baik yang disengaja maupun tidak.
Karena itu, BNPB telah menerjunkan masing-masing 1.512 personel TNI/Polri untuk mencegah tindakan-tindakan pembakaran oleh masyarakat di lima provinsi yang sudah menyatakan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan.
"Provinsi yang sudah menyatakan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan adalah Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan," katanya.
Kelima provinsi tersebut merupakan provinsi dengan tingkat risiko kebakaran hutan dan lahan karena berlahan gambut, termasuk Jambi. Namun, Pemerintah Provinsi Jambi belum menyatakan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan, demikian Agus Wibowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Operasi Keselamatan Progo 2026 Mampu Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Konser 510 di Jogja Padukan Orkestra dan Budaya Jawa
- Marbot Masjid di Sleman Dapat BPJS Ketenagakerjaan Gratis
- Hotel 1O1 STYLE Jogja Bahas Cinta Sehat Saat Valentine
- DPR Tekankan Anggaran Pendidikan 20 Persen untuk Madrasah
- Belasan Rip Current Terdeteksi di Parangtritis hingga Pantai Depok
- Persita Bangkit, Kalahkan PSBS Biak 2-1 di Indomilk Arena
- Prabowo Negosiasi Tarif AS, Apindo Minta Sektor Padat Karya Diutamakan
Advertisement
Advertisement







