Mafia Tanah di ATR BPN, KPK Sebut Ada Pengepul Uang Suap dan Pengelola
KPK mengungkap dugaan struktur bayangan di ATR/BPN dalam kasus suap HGB Summarecon yang menyeret delapan tersangka.
Ilustrasi ledakan./Shutterstock
Harianjogja.com, PROBOLINGGO--Ledakan terjadi di gudang tempat jual beli besi tua di Jalan Sunan Bonang, Kelurahan Jrebeng Wetan, Rabu (10/7/2019) sore hingga melukai pekerja bernama Madnusi. Saat ini, Kepolisian Resor Kota Probolinggo masih menyelidiki penyebab ledakan tersebut.
Polisi melakukan proses penyelidikan terhadap kejadian yang mengakibatkan pekerja gudang rongsokan tersebut terluka. Kapolresta bersama Wakapolresta Kota Probolinggo langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk melaksanakan kegiatan penyelidikan.
"Hingga kini, kami masih mendalami kasus ledakan tersebut dan tim reskrim masih menyelidiki sumber ledakan, serta mengumpulkan bukti sebagai bagian penyelidikan," kata Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal saat dikonfirmasi di Kota Probolinggo, Kamis (11/7/2019).
Selain barang bukti, lanjut dia, Polresta Probolinggo juga masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk memastikan benda apa yang meledak hingga mengakibatkan pekerja gudang tempat jual beli besi tua tersebut terluka.
"Kami saat ini masih mengumpulkan bukti kemudian sampelnya akan dikirimkan ke Labfor Polda Jatim untuk penyelidikan lebih lanjut, sehingga perlu menunggu hasil labfor sekitar dua hingga tiga minggu," katanya.
Ia mengatakan polisi berusaha mencari dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian, bahkan anjing pelacak K-9 ikut melakukan penyisiran di setiap sudut gudang besi tua, dari titik terdekat hingga terjauh dari sumber ledakan.
"Polisi mendapati sejumlah jeriken yang berisi sisa-sisa bahan kimia dan aroma bahan kimia itu menimbulkan bau menyengat, namun ada juga barang bukti sandal dan sampel tanah di titik ledakan yang diambil petugas identifikasi," katanya.
Alfian mengatakan sumber ledakan yang terjadi di Kota Probolinggo bukan bom, "bondet" ataupun petasan. Namun menimbulkan daya ledak, sehingga perlu dilakukan uji laboratorium forensik tentang bahan kimia sumber ledakan tersebut.
Sebuah ledakan terjadi di tempat jual beli besi tua berlokasi di Jalan Sunan Bonang, Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo, pada Rabu (10/7/2019) sore.
Terdengar dua kali ledakan dalam interval waktu yang cukup jauh. Akibat ledakan itu seorang pekerja di lokasi mengalami luka parah di bagian kaki kanannya dan harus dibawa ke rumah sakit dr Mohammad Saleh, Kota Probolinggo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
KPK mengungkap dugaan struktur bayangan di ATR/BPN dalam kasus suap HGB Summarecon yang menyeret delapan tersangka.
Kejagung akan melimpahkan Febrie Adriansyah dan dua tersangka lain ke Kejari Jaksel setelah berkas perkara dinyatakan P-21.
TNI AL menyiapkan 310 personel sebagai calon awak KRI Sriwijaya atau ITS Giuseppe Garibaldi yang kini telah memasuki perairan Indonesia.
Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), Alfamart menggelar aksi donor darah yang melibatkan karyawan back office di 28 lokasi
Bansos Bantul akan didigitalisasi mulai 2027. Warga bisa daftar mandiri melalui situs web dengan syarat memiliki IKD.
Rupiah melemah 0,32% ke Rp17.753 per dolar AS akibat tekanan dolar dan sikap hawkish The Fed. Simak proyeksi kurs Jumat.