Kementerian HAM Dukung Potongan Aplikator Ojol Maksimal 8 Persen
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Joko Widodo/Reuters-Willy Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA -- Partai Golkar akan mengadakan musyawarah nasional (Munas). Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mau ikut campur dalam urusan tersebut. Sehingga Kepala Negara mempersilakan bila partai beringin itu ingin menggelar Musyawarah Nasional (Munas).
"Munas silakan munas, mau muktamar silakan muktamar, mau kongres silahkan kongres," kata Jokowi kepada wartawan, Kamis (11/7/2019).
Menurut dia, sebaiknya urusan musyawarah nasional atau muktamar dan kongres ditanyakan langsung kepada pimpinan partai. Sebab, tidak ada kaitan dengan Presiden Republik Indonesia.
"Munas tanya presiden, munas ya urusannya partai lah. Saya bukan ketua partai, itu urusannya partai," ujarnya.
Sebelumnya, Partai Golkar saat ini sedang mempersiapkan untuk menggelar acara musyawarah nasional (Munas). Kabarnya, musyawarah nasional digelar bulan Desember 2019.
Sementara, calon kandidat ketua umum yang akan maju diketahui baru dua orang yakni Wakil Koordinator bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang juga sebagai Ketua DPR RI dan Airlangga Hartarto yang saat ini sebagai Ketua Umum Golkar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.