Haji 2026 Lancar, Pertamina Salurkan 9,3 Juta Liter Avtur
Pertamina RJBT salurkan 9,3 juta liter avtur untuk 208 penerbangan haji 2026 di Solo dan Jogja.
Suasana Gedung Pelayanan Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler serta Galeri Wedhang Jamu, Rabu (20/5/2026). Ist
Harianjogja.com, JOGJA — Momentum ulang tahun ke-127 menjadi tonggak penting bagi Rumah Sakit Bethesda Jogja. Rumah sakit legendaris ini resmi menghadirkan dua layanan baru sekaligus, yakni Gedung Pelayanan Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler serta Galeri Wedhang Jamu, Rabu (20/5/2026).
Langkah ini menandai komitmen Bethesda dalam menggabungkan kemajuan teknologi medis dengan pelestarian kearifan lokal khas Jogja.
Direktur RS Bethesda Jogja, Edy Wibowo, menyebut perjalanan panjang selama lebih dari satu abad menjadi fondasi kuat untuk terus berinovasi.
“Selama 127 tahun ini kami sudah membersamai masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Kami ingin tetap berakar di Jogja melalui budaya, salah satunya jamu,” ujarnya.
Layanan Nuklir: Terapi Kanker Lebih Presisi
Peresmian Gedung Kedokteran Nuklir menjadi salah satu terobosan besar. Layanan ini diklaim sebagai yang pertama di wilayah Jawa Tengah dan DIY, bahkan termasuk yang terdepan di Indonesia.
Teknologi nuklir memungkinkan terapi kanker dan jantung dilakukan secara lebih spesifik dan terarah pada sumber penyakit.
Menurut Edy, metode ini memberikan keunggulan dibanding terapi konvensional.
“Dengan nuklir ini terapinya lebih presisi, langsung mengenai sel kankernya. Jadi efek sampingnya bisa ditekan,” jelasnya.
Terapi ini ditujukan antara lain untuk penanganan kanker tiroid dan penyakit jantung, dengan pendekatan yang lebih modern dan minim dampak ke organ lain.
Galeri Wedhang Jamu: Angkat Kearifan Lokal ke Level Medis
Tak hanya fokus pada teknologi tinggi, RS Bethesda juga menghadirkan Galeri Wedhang Jamu sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus inovasi layanan kesehatan berbasis herbal.
Konsep ini diharapkan mendorong riset lebih luas terkait jamu sebagai bagian dari pengobatan.
“Kalau diteliti semakin banyak, tentu kepercayaan masyarakat juga akan meningkat,” kata Edy.
Ia mencontohkan praktik di negara seperti Tiongkok, di mana pengobatan modern dan tradisional berjalan berdampingan dalam satu sistem layanan kesehatan.
Jogja Jadi Pusat Inovasi Layanan Kesehatan
Melalui dua layanan ini, RS Bethesda ingin menunjukkan bahwa Jogja tidak hanya kaya budaya, tetapi juga mampu menjadi pusat perkembangan teknologi kesehatan modern.
Perpaduan antara kedokteran nuklir dan jamu menjadi simbol arah baru layanan kesehatan yang tidak hanya canggih, tetapi juga berakar pada nilai lokal.
“Harapannya, kami bisa berkontribusi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan layanan yang lebih efektif dan minim efek samping,” tandas Edy.
Dengan inovasi ini, RS Bethesda Jogja menegaskan posisinya sebagai salah satu pionir layanan kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan identitas budaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pertamina RJBT salurkan 9,3 juta liter avtur untuk 208 penerbangan haji 2026 di Solo dan Jogja.
Pemerintah menargetkan 40 ribu Kopdes Merah Putih mulai beroperasi Oktober 2026 untuk memperkuat ekonomi desa dan layanan masyarakat.
MTA Pakem dan RSA UGM gelar donor darah di Sleman. Diikuti 150 peserta, bantu penuhi kebutuhan stok darah.
Jadwal KRL Jogja–Solo Minggu 5 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru.
Pemerintah targetkan 40.000 Kopdes Merah Putih beroperasi Oktober 2026 untuk dorong ekonomi desa dan distribusi bantuan.
Jadwal KRL Jogja–Solo Minggu 5 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru.