Tol Jogja-Solo & Jogja-Bawen Diklaim Pacu Produktivitas

Gunung Merapi mengeluarkan letusan freatik terlihat dari gerbang jalan tol Salatiga, Jawa Tengah, Jumat (1/6/2018)./ANTARA FOTO - Widodo S Jusuf
25 Juni 2019 23:07 WIB Yudi Supriyanto News Share :

Harianjogja.com, SEMARANG — Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah dan DIY menilai produktivitas para pelaku usaha akan meningkat dengan adanya tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen. 

Ketua Apindo Jawa Tengah dan DIY Frans Kongi menilai jalan tol mempermudah akses dan banyak urusan. “Saya perkirakan demikian [peningkatan produktivitas],” kata Frans kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Selasa (25/6/2019).

Dia menjelaskan, asosiasi belum bisa menentukan dengan pasti besaran peningkatan kinerja para pelaku akibat terbangunnya kedua jalan tol tersebut. Menurutnya, masih ada faktor lain yang dapat mempengaruhi kinerja para pelaku usaha selain jalan tol.

Meskipun begitu, dia memperkirakan kinerja para pelaku usaha dapat meningkat antara 5 persen sampai dengan 7 persen dengan terbangunnya jalan tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawem

“Pasti meningkat. Saya belum bisa menentukan karena selain tol masih banyak faktor lain turut berpengaruh. Mungkin sekitar 5 persen sampai dengan 7 persen,” katanya.

Apindo Jateng & DIY menyambut baik dan berharap pembangunan tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen dapat segera terealisasi karena dampak pembangunan kedua jalan tol tersebut sangat besar untuk dunia bisnis dan industri.

“Kita sudah mulai rasakan Semarang ke Solo terus Surabaya,” katanya.

Dia menjelaskan, geliat investasi dan ekonomi secara keseluruhan akan tumbuh dengan terbangunnya jalan tol Solo – Yogyakarta dan Bawen – Yogyakarta. Tidak hanya itu, pariwisata juga diyakini akan menggeliat ketika kedua infrastruktur tersebut terbangun.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia