IRGC Iran Klaim Lumpuhkan Drone Pengintai AS di Selat Hormuz
Iran mengklaim melumpuhkan drone MQ-9 AS dan mengamankan drone pengintai MQM-170 di sekitar Selat Hormuz.
Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara anggota G20 tengah berpose untuk membuat foto resmi Pertemuan Menteri Keuangan G20 di Buenos Aires Argentina, Sabtu (21/7/2018)./Reuters-Marcos Brindicci
Harianjogja.com, BEIJING--Asisten Menteri Luar Negeri China Zhang Jun pada Senin mengatakan bahwa China tidak akan mengizinkan Kelompok 20 membahas isu mengenai Hong Kong di pada konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 mendatang.
Masalah Hong Kong adalah urusan internal China, kata Zhang saat konferensi pers di Beijing sebagaimana dikutip Reuters. Jutaan warga Hong Kong Juni ini turun ke jalan guna memprotes rancangan undang-undang ekstradisi. RUU tersebut akan memungkinkan orang-orang diekstradisi ke China daratan untuk menghadapi persidangan di pengadilan yang dikuasai Partai Komunis.
Skema tersebut memicu aksi protes paling buruk dalam beberapa dekade, saat aparat kepolisian menembakkan peluru karet dan gas air mata untuk membubarkan massa.
Pada 2014, tekanan Beijing berujung pada aksi protes prodemokrasi hingga melumpuhkan sejumlah kota selama 79 hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Iran mengklaim melumpuhkan drone MQ-9 AS dan mengamankan drone pengintai MQM-170 di sekitar Selat Hormuz.
Simak informasi SIM Keliling Bantul November 2026, jadwal layanan di Manding, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.
Yusril menyatakan pemerintah akan mengevaluasi kewenangan penyadapan lembaga negara setelah Bareskrim menetapkan tiga tersangka kasus penyadapan ilegal.
Cek jadwal SIM Keliling dan layanan perpanjangan SIM Gunungkidul November 2026, termasuk lokasi, syarat dokumen, serta biaya SIM A dan C.
BPIP menegaskan Mahkamah Etik Nasional masih sebatas kajian. UII menjadi tuan rumah diskusi penyusunan naskah urgensi lembaga tersebut.
Bareskrim menyita 11 ponsel, satu iPad, dan empat flashdisk dalam penyidikan kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo.