New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Kantor Kecamatan Juwangi, Boyolali. (Solopos/Nadia Lutfiana Mawarni)
Harianjogja.com, SOLO --Kecamatan Juwangi, Boyolali langsung menjadi perbincangan di media sosial setelah Betty Kristiyana, saksi yang diajukan Tim Hukum Prabowo-Sandiaga dalam sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (19/6/2019) malam menyebut jalan menuju Juwangi, Boyolali, tak beraspal.
Di manakah Juwangi? Bagi yang belum pernah ke Boyolali, Juwangi terbilang cukup jauh dari pusat Boyolali Kota, yakni kurang lebih 60 km tergantung rute yang diambil. Dalam kesaksiannya, Beti mengaku butuh 3 jam untuk menempuh perjalanan dari rumahnya menuju Juwangi yang berjarak sekitar 50 km. Alasannya, dia harus menghadapi medan berat dan jalan tak beraspal.
Kenyataannya, pernyataan bahwa jalan di Juwangi tidak ada aspal tidak sepenuhnya benar. Berbagai jalan di kawasan Boyolali utara itu telah diaspal sejak lama dengan kondisi bervariasi.
Sebagai gambaran, Google Street View juga menampilkan jalan-jalan utama di Juwangi, salah satunya Jalan Raya Juwangi. Dalam arsip Google tertanda April 2015 itu, jalan yang melintasi Kantor Kecamatan Juwangi tersebut tampak beraspal.
Sementara itu, Bupati Boyolali, Seno Samodro, mengatakan jalan di Juwangi memang bukan aspal. Namun peningkatan atau perbaikan jalan ke Juwangi itu dibangun dengan rigid beton. "Memang bukan aspal tapi cor beton kok," kata Bupati Seno Samodro yang dirilis Detik.com, Kamis (20/6/2019).
Pantauan Solopos.com, jalan menuju arah Juwangi dari Boyolali Kota sudah diaspal. Hanya saja memang ada beberapa ruas dengan aspal mengelupas serta bergelombang, namun relatif halus. Jika tidak ingin melewati jalan berkelok, pengendara bisa memilih opsi lain melewati jalan Solo-Purwodadi di Kecamatan Gemolong dan Sumberlawang, Sragen kemudian berbelok ke arah kiri melewati Waduk Kedung Ombo (WKO).
Sementara itu, Camat Juwangi, Tusih Priyanta, mengatakan seluruh jalan dengan status milik Pemkab Boyolali sebagian besar sudah diaspal dan dibeton. “Untuk jalan dari Ngleses dan Kalimati ke Wonosegoro tahun ini akan dibenahi lagi, sudah sampai tahap lelang,” ujar Tusih. Sementara untuk jalan perkampungan, Tusih menyebut akan diselesaikan dengan anggaran dana desa. “Yang di Desa Krobokan saja sudah beton semua,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : solopos.com
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Dishub Sleman menata parkir Lapangan Beran Tridadi dengan tarif Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 bagi mobil saat non-event.
Daftar pemenang MTV VMAs 2026 lengkap. Madonna meraih tujuh piala, sedangkan Taylor Swift mencetak rekor baru dalam sejarah VMA.
Kemenimipas mengungkap hasil investigasi temuan Ombudsman di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural dinonaktifkan terkait peristiwa tersebut.
Siaga darurat kekeringan Bantul diperpanjang hingga akhir 2026. Sebanyak 752 tangki air telah disalurkan ke 12.186 jiwa.
Progres Bendungan Jragung mencapai 97% dan ditargetkan selesai Desember 2026 untuk menopang irigasi 4.500 hektare sawah.