Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Ilustrasi hoaks./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA--Ustaz Haikal Hassan dikabarkan telah diringkus kepolisian Indonesia saat tengah berada di Dubai, Uni Emirat Arab. Namun ternyata kabar itu hoaks atau bohong.
Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa kabar itu tidak benar. Dedi mengatakan kabar penangkapan Ustaz Haikal Hassan adalah bohong alias hoaks.
"Hoax!" singkat Dedi saat dikonfirmasi Suara.com, Rabu (29/5/2019).
Sebelumnya, pengacara dari Forum Advokat Antipenistaan Agama dan Ulama, Novel Bamukmin juga memastikan kabar penangkapan Ustaz Haikal tidak benar.
Menurut Novel, hingga saat ini Ustaz Haikal sedang menjalani safari dakwah setelah menyelesaikan kegiatan umrahnya.
"Hoaks itu. Ustaz Haikal masih safari dakwah setelah kemarin selesai umroh," kata Novel saat dihubungi Suara.com, hari ini.
Ustaz Haikal, kata Novel, saat ini sedang berada di Yaman untuk menjalani safari dakwah.
Diketahui, Haikal Hassan dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri karena dituding menyebarkan berita bohong atau hoaks, Kamis (9/5/2019).
Haikal yang juga dikenal sebagai penceramah agama itu dilaporkan oleh seseorang bernama Achmad Firdaws Mainuri. Laporan tersebut teregister dalam nomor laporan LP/B/0447/V/2019/Bareskrim tertanggal 9 Mei 2019.
Haikal dilaporkan atas tuduhan tindak pidana penyebaran berita bohong melalui media elektronik Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.
Kemudian, pasal 14 ayat 1 dan 2 dan pasal 15 UU No.1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana serta pasal 207 KUHP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.