Advertisement
Razia Massa Aksi 22 Mei, Polisi Temukan Ketapel
Ilustrasi sejumlah pengendara yang sedang diperiksa kelengkapan berkendara, oleh aparat di Taman Kota Wates, Jumat (2/11/2018) petang. - Harian Jogja/Uli Febriarni
Advertisement
Harianjogja.com, BANDUNG--Polisi menemukan katapel dan potongan botol plastik yang diduga untuk masker gas air mata saat melakukan razia kendaraan untuk meminimalisir massa aksi 22 Mei yang bergerak menuju Jakarta.
Ya [mereka] mau ke Jakarta, kita juga nanya itu kan ada ketapel maupun masker buatan sendiri, itu kita pengen tau buat apa sebenarnya," kata Kasatlantas Polres Bandung, AKP Hasby Ristama di Pintu Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Selasa (21/5/2019).
Advertisement
Barang tersebut ditemukan pada sebuah mobil berisikan tujuh orang yang mengaku berasal dari Tasikmalaya. Saat ini, kata Hasby, mereka sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Cileunyi.
"Apakah berbahaya atau tidaknya, karena (mereka) masih diperiksa oleh Reskrim, itu masih kita dalami lagi, buat apa seperti apa dan segala macamnya," kata dia.
BACA JUGA
Dia mengatakan pihaknya telah melakukan razia sejak jam 20.00 WIB dan akan dilakukan hingga pagi hari. Namun hingga saat ini, kata dia, pihaknya masih belum menemukan barang yang cukup berbahaya.
"Ya sementara masih kita dalami barang-barang yang ada, saat ini kita masih berupaya untuk mencari barang seperti senjata tajam," katanya.
Dengan demikian ia mengimbau masyarakat, khususnya dalam suasana penetapan hasil Pemilu 2019 ini untuk lebih tenang. Dia juga berharap masyarakat tidak perlu melakukan kegiatan yang berseberangan dengan hukum.
"Masyarakat juga tidak perlu melakukan kegiatan yang di luar dari kebiasaan, yaitu yang melanggar hukum," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Serangan AS-Israel ke Iran, 4 Penerbangan Internasional Bali Tertunda
- Adipura 2025 Nihil, Pengelolaan Sampah Dinilai Belum Layak
- AKBP Didik Terima Uang Keamanan dari Bandar Narkoba Koko Erwin
- Bentrok Pakistan-Afghanistan Memanas, PBB Serukan Jalur Diplomasi
- Pengamat Dorong THR Dibayar H-14, Ini Alasannya
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Hasil Sidang Disiplin, Mantan Kapolresta Sleman Diberi Sanksi Teguran
- Cuaca Tak Menentu, Gabah Petani Gunungkidul Dijemur di Dalam Rumah
- Jadwal SIM Keliling Bantul 28 Februari 2026, Cek Lokasi dan Jamnya
- TPID Pastikan Stok Pangan Kota Jogja Aman Selama Ramadan
- KPK Bongkar Modus Safe House Kasus Suap Bea Cukai
- Jadwal SIM Keliling Jogja 28 Februari 2026, Malam di Alun-Alun Kidul
- Barahmus DIY Targetkan Museum Rempah dan Keris Bergabung di 2026
Advertisement
Advertisement









