Jokowi Tinjau Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika di Lombok

Foto area Kuta Beach Park the Mandalika di kawasan KEK Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah,NTB, Minggu (24/2/2019). - ANTARA/Ahmad Subaidi
17 Mei 2019 12:37 WIB Amanda Kusumawardhani News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu lokasinya adalah Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (KEK) di Lombok.

Berdasarkan keterangan resminya, Presiden bertolak menuju NTB dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta pada Jumat (17/5/2019) pada pukul 08.00 WIB.

Setibanya di Bandar Udara Internasional Lombok, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB pada pukul 10.40 WITA, Presiden bersama rombongan langsung menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang berada di Kabupaten Lombok Tengah.

Di sini, Presiden akan meninjau sejumlah fasilitas yang berada di Pantai Kuta Mandalika. Selain itu, Kepala Negara juga akan melihat langsung ruang terbuka hijau, penataan pedestrian, dan kawasan UMKM yang berada di kawasan Mandalika.

Setelah peninjauan, Presiden dan rombongan akan melaksanakan ibadah salat Jumat di salah satu masjid yang ada di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Dari Provinsi NTB, Presiden kemudian akan melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Bali dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Di Bali, Kepala Negara akan meninjau pelaksanaan Program Dana Desa, di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Rencananya, Presiden dan rombongan akan bermalam di Bali, untuk melanjutkan rangkaian kegiatan kunjungan kerja keesokan harinya.

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi NTB, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak. 

Sumber : Bisnis.com