Prabowo Telepon Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia
Prabowo Subianto menelon Rahmat Erwin Abdullah usai meraih emas dan memecahkan rekor dunia angkat besi Asian Games 2026.
Sandiaga Uno saat berkunjung ke Pasar Beringharjo, Kamis (30/8/2018). /Harian Jogja-Irwan A. Syambudi
Harianjogja.com, TANGERANG-- Keberlangsungan pangan menjadi perhatian Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahudin Uno. Ia mengajak kaum "milenial" untuk menjadi petani dan nelayan demi ketahanan pangan Indonesia.
"Bayangkan kalau tidak ada lagi anak Indonesia yang menjadi petani atau nelayan, bangsa ini menjadi bangsa konsumsi," katanya di Desa dan kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (13/5/2019).
Sandiaga mengatakan bahwa bila diperhatikan semakin hari usia petani dan nelayan rata-rata diatas 50 tahun.
Cawapres yang mendampingi Prabowo Subianto itu mengemukakan saat menggelar dialog dengan para perani dan nelayan dalam acara sosialisasi OK OCE Tani.
Dia mengatakan mari bangkitkan "milenial" untuk bekerja di bidang pertanian dan nelayan dengan sistem jaman now, mengunakan teknologi.
Cawapres nomor urut 02 itu pernah bertemu petani "milenial" bernama Rahman di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.
Bahkan Rahman bersama abang dan adiknya, pria yang belum berumur 30 tahun itu mengelola perusahaan beras dengan produksi 250 ton per hari, mengelola sawah seluas 300 hektare.
Kabupaten Sidrap memang salah satu daerah lumbung pangan, di Sulawesi Selatan penghasil beras terbesar di Indonesia.
Rahman adalah salah satu pengusaha beras yang bekerjasama dengan food station DKI Jakarta untuk memenuhi kebutuhan beras warga ibukota.
Menurut dia, ini merupakan salah program Sandiaga Uno yang dijalankan saat menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta dan pemenuhan janjinya untuk harga kebutuhan pokok yang stabil dan terjangkau.
"Jadi kalau para \'milenil\' ikut bertani dan nelayan, ketahanan pangan kita semakin solid.
Apalagi dengan revolusi industri 4.0 yang bisa menjadi solusi pertanian dan nelayan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas pangan, " katanya.
Sehingga semboyan OK OCE Tani Nelayan : Mandiri, Jujur Peduli, dan Sejahtera, benar-benar terwujud.
Dalam kesempatan itu Sandi juga berterima kasih kepada warga Kecamatan Kronjo yang pada 17 April 2019 memutuskan untuk melakukan perubahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Prabowo Subianto menelon Rahmat Erwin Abdullah usai meraih emas dan memecahkan rekor dunia angkat besi Asian Games 2026.
KPK menduga sejumlah Kantah di Jatim menyetor uang ke oknum Kanwil BPN Jatim setelah penyidik menemukan uang ratusan juta rupiah.
Blue fire muncul di Kawah Gunung Papandayan. Badan Geologi turun ke lapangan dan mengimbau warga tak beraktivitas dalam radius 500 meter.
Warga Sentolo, Kulonprogo, meninggal setelah masuk gorong-gorong untuk membersihkan sampah yang diduga menyumbat aliran air.
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.