Ekonom Wanti-Wanti Risiko BBM Subsidi Tak Tepat Sasaran
Ekonom ingatkan risiko pergeseran ke BBM subsidi usai Pertamax naik. Pemerintah diminta jaga subsidi tepat sasaran.
Insiden pembakaran ban di tengah jalan yang dilakukan oleh sekelompok massa di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Harianjogja.com, JAKARTA — Situasi di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, dipastikan telah kembali kondusif setelah sempat terjadi aksi pembakaran ban di tengah jalan oleh sekelompok massa pada Jumat (12/6/2026) sore. Insiden tersebut sempat menarik perhatian pengguna jalan dan menyebabkan gangguan lalu lintas di sekitar lokasi.
Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menyampaikan bahwa kondisi keamanan saat ini sudah terkendali dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. Aparat kepolisian bergerak cepat untuk meredam situasi serta memastikan tidak terjadi eskalasi lebih lanjut.
“Tadi sore ada sedikit insiden, tapi sekarang sudah aman,” ujar Kompol Mansur kepada wartawan.
Kondisi Kembali Normal
Menurutnya, arus lalu lintas di kawasan Pancoran yang sebelumnya tersendat kini telah kembali lancar. Kendaraan dari berbagai arah sudah dapat melintas tanpa hambatan berarti, seiring dengan dibukanya kembali badan jalan yang sempat terhalang aksi massa.
“Jalan sudah bisa dilalui dan sudah normal kembali,” tegasnya.
Berdasarkan informasi yang beredar, aksi tersebut melibatkan sekelompok massa yang membawa atribut organisasi kemahasiswaan, termasuk bendera Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Massa sempat berkumpul di depan SPBU Pancoran arah Pasar Minggu sebelum melakukan aksi bakar ban di badan jalan.
Aksi tersebut menyebabkan kepulan asap tebal yang mengganggu jarak pandang pengendara dan memicu perlambatan arus lalu lintas. Namun, aparat kepolisian segera melakukan pengamanan di lokasi, termasuk mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan yang lebih parah.
Setelah dilakukan pendekatan persuasif, massa aksi akhirnya membubarkan diri secara tertib. Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan besar dalam insiden tersebut.
Imbauan Pihak Kepolisian
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya kelompok yang ingin menyampaikan aspirasi, agar tetap mematuhi aturan yang berlaku dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan keselamatan publik.
Hingga malam hari, petugas masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya menjaga ketertiban umum dalam setiap kegiatan di ruang publik, terutama di kawasan padat lalu lintas seperti Pancoran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ekonom ingatkan risiko pergeseran ke BBM subsidi usai Pertamax naik. Pemerintah diminta jaga subsidi tepat sasaran.
AS vs Paraguay di Piala Dunia 2026 Grup D, simak jadwal, prediksi skor, dan susunan pemain terbaru.
Rupiah melemah dan IHSG turun, ekonom UKDW sebut kepercayaan investor menurun dan ancam ekonomi nasional.
BEM Soloraya gelar demo di DPRD Solo, sampaikan 9 tuntutan dari isu nasional hingga sampah Putri Cempo.
Shafiyah Expo 2026 digelar di JEC Jogja pada 19-21 Juni dengan pasar halal, UMKM syariah, Pure Talks, dan kajian ulama nasional.
Facebook mengalami gangguan global, pengguna otomatis logout dan tak bisa login. Messenger dan web ikut terdampak.