Advertisement

Besok Hari Buruh, JK: Boleh Turun ke Jalan, Asal ...

Newswire
Selasa, 30 April 2019 - 16:27 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Besok Hari Buruh, JK: Boleh Turun ke Jalan, Asal ... Ilustrasi aksi Hari Buruh (May Day). - JIBI/Harian Jogja

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA--Peringatan Hari Buruh akan jatuh pada esok hari, Rabu (1/5/2019). Wakil Presiden Jusuf Kalla mengimbau para buruh untuk tertib selama mengikuti acara tersebut, termasuk tidak menghambat lalu lintas. 

"Pasti harus tertib. Besok libur, jadi agak bebas sedikit. Mau [turun] ke jalan silakan, tapi jangan menghambat jalannya lalu lintas," kata Wapres JK di Istana Wakil Presiden Jakarta, Selasa (30/4/2019).

Terkait rencana kedatangan capres Prabowo Subianto pada Peringatan Hari Buruh di Istora Senayan, JK menanggapi bahwa siapa saja boleh hadir dalam acara tersebut.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

"Siapa saja boleh hadir, kalau soal hadir ya silakan saja," tambahnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan Prabowo akan menghadiri peringatan Hari Buruh di Istora Senayan Jakarta, Rabu. Hal itu sudah menjadi kegiatan rutin tahunan Prabowo untuk menghadiri perayaan May Day, kata Fadli.

Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan sekitar 50.000 buruh akan hadir dalam peringatan Hari Buruh di Istora Senayan.

Peringatan May Day akan dimulai pukul 10.00 WIB dengan diikuti massa buruh dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Serang, Banten dan Cilegon.

Para buruh tersebut akan menyerukan tujuh tuntutan yakni menolak upah murah, penghapusan sistem 'outsourcing', mendesak peningkatan manfaat jaminan kesehatan dan jaminan pensiun, mendesak penurunan TDL (Tarif dasar listrik) dan harga sembako, mendesak kenaikan pendapatan guru, tenaga honorer dan pengendara ojek online, serta meminta Pemerintah menegakkan demokrasi yang jujur dalam Pilpres 2019.

Sementara dari pihak kepolisian RI akan menurunkan 25.000 personel gabungan yang melibatkan TNI, Polri, Dishub dan Lantas untuk mengawal perayaan May Day di Jakarta, Rabu. Pembagian pengawalan aparat keamanan tersebut berupa 1.500 personel di Istora Senayan dan 25.000 personel di sekitar Istana Merdeka.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Peringati HUT Ke-92, Gereja Santa Theresia Brosot Gerakkan Persaudaraan

Kulonprogo
| Rabu, 05 Oktober 2022, 01:27 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement