Advertisement
Pasca Bom di Gereja Sri Lanka, Permintaan Pengunduran Diri Presiden Sirisena Ditolak
Polisi berjaga di Gereja St Anthony's Shrine di Kolombo, Sri Lanka pascaledakan bom yang menewaskan ratusan jiwa, Minggu (21/4/2019) lalu. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, SRI LANKA--Permintaan Presiden Maithripala Sirisena untuk mengundurkan diri setelah pengeboman bunuh diri di sejumlah gereja dan hotel, mendapat penolakan dari Kepala Kepolisian Sri Lanka Inspektur Jenderal (Pol) Pujith Jayasundara.
Sirisena, yang menghadapi kecaman atas kegagalan menggagalkan serangan-serangan itu, menyalahkan Jayasundara dan Menteri Pertahanan Hemesiri Fernando karena tidak membagi peringatan-peringatan sebelumnya mengenai serangan-serangan kepadanya.
Advertisement
Fernando mengundurkan diri awal pekan ini, tetapi Jayasundara tetap bertahan di posisinya, kata dua pejabat tersebut.
"Ia menolak mengundurkan diri walaupun sudah ada permintaan dari presiden," kata salah seorang sumber. Berdasarkan konstitusi Sri Lanka, hanya parlemen yang dapat memberhentikan kepala kepolisian melalui proses panjang yang dirancang untuk melindungi perwira dari pengaruh politik.
BACA JUGA
Serangan-serangan itu yang menewaskan lebih 250 orang telah memperlihatkan perbedaan antara Sirisena dan Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe. Keduanya mengatakan tidak mengetahui peringatan-peringatan yang diberikan badan intelijen India mengenai serangan-serangan yang akan dilancarkan terhadap gereja-gereja dan kedutaan besar India termasuk sebuah serangan hanya beberapa jam sebelum serangan-serangan tersebut.
Jayasundara diusulkan untuk menjadi kepala kepolisian oleh Wickremesinghe. Sumber pertama di kantor kepresidenan mengatakan Sirisena masih mengharapkan dia menyerahkan surat pengundurannya. Sumber kedua membenarkan situasi itu.
Kedua sumber menolak disebutkan identitasnya karena mereka tidak memiliki otoritas untuk berbicara ke media.
Jayasundara tidak menjawab panggilan telepon atau surat elektronik untuk meminta komentarnya. Seorang perwira di Departemen Kepolisian mengatakan kepala kepolisian itu tidak mengundurkan diri tetapi tidak datang bekerja pada Sabtu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Dituduh Danai Isu Ijazah Jokowi, JK Akan Melapor ke Bareskrim Hari Ini
- IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
- Serangan AS-Israel Tewaskan 5 Tentara Iran di Ardabil
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
Advertisement
Empat Nama Berebut Kursi Ketua PKB Kulonprogo lewat UKK
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Wacana Batas Usia Medsos Picu Kekhawatiran Baru, Ini Kata Pakar
- Mendikdasmen Minta Siswa Tak Terjebak Soal Sulit Tes TKA
- Pemkab Bantul Terapkan WFH bagi ASN Mulai Pekan Ini
- Banjir Rendam Rel, KA Siliwangi Rute Cianjur-Sukabumi Dihentikan
- Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Pangan Dunia, RI Waspada
- TKA SMP Digelar 8-9 April, Disdik Gunungkidul Jamin Kesiapan
- Dituduh Danai Isu Ijazah Jokowi, JK Akan Melapor ke Bareskrim Hari Ini
Advertisement
Advertisement







