Muktamar ke-35 NU Ricuh, Kader Adu Jotos di Pintu Gerbang Ponpes Tambakberas Jombang
Muktamar ke-35 NU di Jombang ricuh setelah massa pendukung Gus Yusuf memprotes aturan masa iddah politik bagi calon Ketum PBNU.
Amien Rais./ Antara-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA- Politikus senior Amien Rais kembali mencibir capres nomor urut 01 Joko Widodo.
Amin Rais, Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, mengungkit ucapan Capres nomor urut 01 Jokowi yang akan melawan siapa pun pemfitnahnya.
Amien mengakui sempat kebingungan lawan yang dimaksudkan Jokowi. Hal tersebut disampaikan Amien saat berpidato dalam acara Syukuran dan Munajat Kemenangan Prabowo - Sandiaga yang digelar oleh para relawan di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).
Saat itu Amien mencontohkan gaya Jokowi menyampaikan keluh kesahnya beberapa bulan lalu.
"Pada pertengahan April di Solo, pak petahana mengatakan, saya empat tahun dihina-hina dan direndah-rendahkan tetapi di sini saya akan lawan," kata Amien.
Ia mengaku sempat bingung terhadap maksud pernyataan Jokowi. Amien menyimpulkan maksud pernyataan Jokowi adalah melawan rakyatnya sendiri.
"Bro, yang dilawan siapa? Jadi ini Pak Jae [Jokowi] akan melawan rakyatnya sendiri," ujarnya.
Karenanya, Amien kemudian mengklaim pemerintahan saat ini mempraktikkan sistem otoritarian. Pasalnya, Amien menuding rakyat sering dibodohi.
"Karena itu saya mengingatkan bahwa sesungguhnya demokrasi kita sekarang ini sudah bersubstansi otoritarianisme," ucapnya.
"Tampaknya demokrasi, tapi petingginya berpikir totaliter, otoriter, rakyat dibodohi, rakyat dipaksa, didungukan dan sebagainya.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Muktamar ke-35 NU di Jombang ricuh setelah massa pendukung Gus Yusuf memprotes aturan masa iddah politik bagi calon Ketum PBNU.
Iran akan menetapkan zona maritim terbatas baru di luar Selat Hormuz. Kapal yang masuk kawasan tersebut akan dimasukkan daftar sanksi.
DPRD Kota Jogja menyoroti biaya listrik dan pemeliharaan balai RW yang masih ditanggung warga secara swadaya dan meminta Pemkot turun tangan.
BMKG menyebut abu vulkanis Anak Krakatau berpotensi bergerak ke Jawa tergantung perubahan arah dan kecepatan angin.
BGN menyesuaikan sementara pelaksanaan MBG di wilayah terdampak erupsi Anak Krakatau seiring penerapan PJJ mulai 7 September 2026.
YIA tetap beroperasi normal meski 30 penerbangan terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau dan penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta.