Ifan Seventeen Jenguk Audrey, Ini Pesannya

10 April 2019 14:47 WIB Mia Chitra Dinisari News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Kasus penganiayaan terhadap Audrey, siswi SMP di Pontianak menyita perhatian publik figur Tanah Air, salah satunya vokalis band Seventeen, Ifan. 

Ifan sengaja menjenguk Audrey di rumah sakit tempatnya dirawat di Promedika Pontianak. Dia membagikan momen dirinya berkunjung ke rumah sakit, dengan foto Audrey tidak diburamkan.

Hal itu menurut Ifan merupakan permintan Audrey sendiri karena dia ingin agar semua orang tahu dirinya kuat menghadapi musibah itu.

"Audrey cantik Audrey manis anak baek anak sholehah InsyaAllah @niggaaarey yang kuat ye nong, jadikan pembele buat kawan2 seumuran audrey yang laen, bukan hanye di Pontianak, tapi di seluruh Indonesia. Biar tak ade lagi yang namenye bullying, apelagi sampe maen fisik," tulisnya.

Ifan juga berjanji akan membantu Audrey menghukum para pelaku dengan hukuman yang adil.

"InsyaAllah om Ifan bantu buat kakak-kakak yang nakal ke Audrey, biar mendapatkan hukuman yang seadil-adilnye. Nb: Audrey yang meminta agar mukanya tidak diblurkan, Audrey pengen semua orang tau kalo Audrey kuat, MasyaAllah barakallah Audrey anak cantik jadi pembela buat anak2 yang lain," tulisnya lagi.

Unggahan itu mendapatkan tanggapan dari selebriti lainnya seperti Teuku Wisnu dan Arie K Untung.

@Teukuwisnu : Bismillah semoga Allah selalu beri kesehatan kepada Audrey. Bro Salam utk Audrey dan keluarga ya bro

 
@ariekuntung: Broh Panutanque niih Broooh gemes brooh dengernya broooh.. bantu di sundul ke penyidik setempat bro supremasi hukum dipantau masyarakat nih. Mudah2an cepet sembuh dik audrey ya

Berita pengeroyokan seorang siswi berusia 14 tahun menjadi viral di media sosial twitter setelah akun @syarifahmelinda membuat thread terkait kekerasan yang diterima Audrey dari 12 orang pelajar SMA di Pontianak, Kalimantan Barat.

Akun tersebut menulis bahwa pemicu kekerasan ini berkaitan dengan hubungan asmara antara salah seorang pelaku dengan kakak korban.

“Masalah ini dipicu dari saling sindir di whatsapp terkait hubungan asmara antara salah satu pelaku Da (siswi SMAN 4 Pontianak) sekaligus kekasih mantan kakak korban, Po [siswi SMAN 2 Pontianak]. kejadian ini bermula pada 29 Maret 2019 kemarin,” tulis akun @syarifahmelinda tersebut pada Minggu (7/4/2019).

Dalam thread juga diceritakan kalau korban mengalami trauma akibat kekerasan yang dialaminya.

Sumber : bisnis.com