Bongkar Nalar Hakim dalam Korupsi Kolektif, Sukardi Raih Gelar Doktor
Sukardi meraih gelar doktor di FH UII setelah meneliti nalar hakim dalam pembuktian kesengajaan ganda pada kasus korupsi kolektif.
Presiden Joko Widodo di Banten. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA--Calon Presiden (Capres) petahana Joko Widodo (Jokowi) mengaku santai bila mendapat pertanyaan soal pembubaran organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di acara debat keempat Pilpres 2019 yang digelar, malam ini.
Sebelum menghadapi rivalnya, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, Jokowi sempat mengajak para cucuknya makan siang di kawasan Sabang, Jakarta Pusat, Sabtu (30/3/2019).
"Ya, kami akan jawab nanti ya [bila disinggung pembubaran HTI]," kata Jokowi di lokasi.
Jokowi pun mengaku tak banyak melakukan persiapan apapun untuk menghadapi Prabowo dalam debat. Menurutnya dengan tema-tema yang disajikan sudah menjadi kesehariannya selama menjabat presiden 4,5 tahun pada periode pertama.
Debat ke-4 malam ini, akan diselenggarakan di Hotel Shangri-la, Jakarta Pusat, Sabtu (30/3/2019) malam, sekitar pukul 08.00 WIB. Tema debat yang akan dibahas ialah ideologi, pemerintah, pertahanan/keamanan, dan hubungan internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Sukardi meraih gelar doktor di FH UII setelah meneliti nalar hakim dalam pembuktian kesengajaan ganda pada kasus korupsi kolektif.
Batik Sembung di Kulonprogo membuat kain batik sepanjang 8,1 meter untuk memperingati HUT ke-81 RI dan menyuarakan pesan persatuan bangsa.
Thailand siapkan overhaul pajak kendaraan setelah Indonesia rayu Toyota pindahkan produksi. Tarif cukai lebih rendah untuk produsen lokal, lebih tinggi untuk CB
Toyota Kijang Innova Zenix HEV masih menjadi mobil hybrid terlaris Juli 2026. Mitsubishi Xforce HEV langsung masuk jajaran 10 besar.
iPhone 17 raih skor 157 di DxOMark, naik 10 poin dari iPhone 16. Kamera ultrawide 48MP jadi peningkatan utama, tapi ketiadaan lensa telefoto masih jadi kelemaha
Putri Kusuma Wardani lolos ke babak kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah mengalahkan Mikaela Joy De Guzman 21-12, 21-6.