Soal Janji Sandi Buyback Indosat, JK: Untungnya Kecil

Wakil Presiden Jusuf Kalla. - Antara/Mohammad Ayudha
27 Maret 2019 02:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Cawapres Nomor Urut 02  Sandiaga Uno akan melakukan buyback Indosat. Namun menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), ketimbang buyback Indosat lebih baik menarik investor asing untuk mengembangkan perekonomian Indonesia.

JK menjelaskan, bisnis di bidang telekomunikasi memiliki keuntungan kecil, meskipun investasi dilakukan terus menerus. Lantaran adanya persaingan ketat dalam dunia bisnis di bidang telekomunikasi.

"Kecil karena persaingan begitu banyak dan teknologi berkembang terus sehingga investasi terus, sebab kalau kurang investasi akan kalah dengan saingan yang lain karena begitu banyaknya variasi dari teknologi itu," jelas JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (26/3/2019).

Saat ini saham Indosat dikuasai 65% oleh Qatar Telecom (Qtel) atas nama Ooredoo Asia Pte Ltd yang sebelumnya bernama Qtel Asia Pte Ltd, pemerintah Indonesia sebesar 14,29% dan publik sebesar 20,71%.

Jika pembelian saham itu dilakukan saat ini, menurut JK, lebih baik konsen terhadap mengalirkan investasi dari pemodal asing yang tertarik dengan perusahaan-perusahaan lokal.

Hal itu disampaikannya agar turut membantu perekonomian negara termasuk persediaan lapangan pekerjaan juga pajak.

"Kalau hanya membeli yang sudah ada itu kan tidak menambah apa apa, hanya pindah kepemilikan dan di Indonesia juga sudah ada disitu," ujarnya.

Lebih lanjut, JK juga menilai kalau memang Indosat ingin dibeli kembali justru malah mengusir investasi yang ada. Menurutnya hal tersebut tidak sebanding dengan filosofi yang ada.

"Kalau kita buyback itu kan justru kita mengeluarkan investasi yang sudah masuk itu. Kan itu justru terbalik dari filosofi yang ada," tuturnya.

Terlebih menurut JK, buyback Indosat bisa dilakukan apabila pemilik saham mau menjualnya.

"Buyback itu kalau yang memiliki sekarang itu mau [menjual] baru bisa, kalau tidak mau ya tidak bisa dan yang saya dengar itu Qatar tetap ingin beroperasi [di Indonesia]," jelasnya.

Untuk diketahui, Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyatakan impiannya mewujudkan janji Presiden Joko Widodo atau Jokowi soal buyback Indosat yang ditanggapi baik oleh para pengusaha.

Bahkan, Sandiaga mengklaim ada pengusaha dengan modal besar siap membantu membiayai terwujudnya pengambilalihan kembali Indosat ke tangan Indonesia, jika Prabowo-Sandi terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI.

"Saya langsung ditelepon pemodal besar siap mendanai dan tidak akan membebani," kata Sandiaga di Djakarta Theather, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019).

Sandi menegaskan, ia bersama Prabowo akan mengupayakan buyback Indosat dengan segala kemungkinan risiko yang diambil.

Sumber : suara.com