BPN Sempat Tak Setuju, Metro TV Tetap Menjadi Penyelenggara Debat Pilpres

Jokowi-Prabowo, Ilustrasi. - Bisnis Indonesia/Husein P
26 Maret 2019 05:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Debat pilpres putaran empat akan digelar pada 30 Maret 2019 mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan Metro TV tetap menjadi stasiun televisi penyelenggara debat tersebut bersama Indosiar dan SCTV.

Sebelumnya, Metro TV sempat ditolak oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto–Sandiaga Uno karena dianggap tak netral.

Anggota KPU, Wahyu Setiawan, menerangkan keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama TKN Jokowi–Maruf Amin maupun BPN Prabowo–Sandiaga, dalam rapat yang digelar Senin (25/3/2019).

"Hanya, BPN Prabowo–Sandiaga memberi catatan bahwa TV penyelenggara debat keempat untuk bersikap independen, netral, dan profesional," tutur Wahyu.

Direktur Relawan BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Ferry Mursyidan Baldan mengungkapkan catatan khusus tersebut diberikan semata-mata sebagai pengingat betapa pentingnya netralitas dan profesionalitas bagi media.

"Maka dari itu, pesan kuat kita tentang independensi penyelenggara itu menjadi penting," kata Ferry.

Direktur Program TKN Jokowi–Maruf Amin, Aria Bima mengakui tak mempermasalahkan ihwal adanya protes dari kubu rival. Aria memilih untuk menyerahkan sepenuhnya kepada KPU guna menentukan terkait netralitas dan profesionalitas media tersebut.

"Mengenai penyelenggara debat keempat untuk independensi dan profesional, itu dikembalikan pada aspek-aspek yang menghormati, sebagaimana KPU," tutur Aria.

Sebelumnya, Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak meminta KPU menarik keputusannya menjadikan Metro TV sebagai media penyelenggara debat keempat Pilpres pada 30 Maret 2019. Permintaan tersebut lantaran Metro TV disebut berpihak kepada Jokowi–Maruf Amin.

Sumber : suara.com