BGN Beri Tenggat 10 Agustus, SPPG Tanpa SLHS Ditutup Permanen
BGN memberi tenggat hingga 10 Agustus 2026 bagi SPPG mengurus SLHS. Dapur tanpa sertifikat laik higiene dan sanitasi akan ditutup permanen.
Ilustrasi. /JIBI-Solopos
Harianjogja.com, JAKARTA--Anggota Kepolisian Sektor Pancoran mengamankan dua pemuda yang diduga ikut terlibat tawuran di perbatasan Jalan Samali, Pasar Minggu Jakarta Selatan Sabtu (23/3/2019) sekitar pukul 03.00 WIB.
"Kita bawa dulu ke polsek," kata Perwira piket Polsek Pancoran AKP Bambang S, di Kalibata Utara, Sabtu.
Kedua pemuda ini diamankan oleh personel gabungan TNI dan kepolisian di Jalan Kalibata Utara II Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.
Pelaku mengaku memiliki nama panggilan Iqbal dan Caling, namun tidak mengakui terlibat dalam aksi tawuran puluhan pemuda di Jalan Samali. Caling meyakinkan petugas bahwa wajahnya lebam dan hidungnya berdarah terkena lemparan batu saat lewat di sekitar tempat kejadian.
"Saya mengantar pacar saya pulang, motornya mogok, pas lewat sini saya kena lemparan batu," kata Caling.
Namun setelah kepolisian mengecek telepon seluler pelaku, didapati percakapan di pesan elektroniknya terindikasi menjadi pemicu tawuran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BGN memberi tenggat hingga 10 Agustus 2026 bagi SPPG mengurus SLHS. Dapur tanpa sertifikat laik higiene dan sanitasi akan ditutup permanen.
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
Memberi minum kepada korban kecelakaan ternyata bisa berbahaya. Simak penjelasan medis mengenai risiko tersedak, aspirasi, hingga gangguan penanganan darurat.
Gaji baru masuk tetapi saldo rekening cepat menipis? Simak empat cara mengelola pengeluaran rutin agar keuangan tetap aman hingga akhir bulan.
Amerika Serikat memberlakukan visa bond permanen hingga Rp327 juta bagi pemohon dari 50 negara, termasuk Indonesia.
Wamen Diktisaintek Stella Christie mengungkap tingkat penyerapan kerja lulusan vokasi mencapai 77%, lebih tinggi dibanding lulusan akademik yang berada di angka