Tingkatkan SDM PT KAI Gandeng Kereta Api Italia

Pekerja menyelesaikan pengerjaan kereta LRT di Pabrik PT INKA, Madiun, Jawa Timur, Rabu (7/11/2018). - ANTARA FOTO/Zabur Karuru
22 Maret 2019 09:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro dan Executive Vice President Ferrovie Dello Stato (FS) International, Filippo Scotti melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) dan Kereta Api Italia di Kantor Pusat FS Internasional, Roma.

Penandatanganan MoU antara PT Kereta Api Indonesia dan Kereta Api Italia di Kantor Pusat FS Internasional, Roma disaksikan Duta Besar RI untuk Italia, Esti Andayani, demikian Fungsi Penerangan KBRI Roma,Minister Counsellor Charles F. Hutapea kepada Antara London, Jumat.

MoU ini merupakan awal kerja sama peningkatan kapasitas manajerial SDM melalui kerja sama bidang pendidikan dan pelatihan, pertukaran personil, pertukaran informasi, penelitian, teknologi dan infrastruktur.

Executive Vice President FS International Filippo Scotti menyampaikan kegembiraannya atas disepakatinya MoU ini sebagai hasil kerja keras kedua pihak untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan.

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro  mengharapkan kerja sama peningkatan kapasitas dengan Kereta Api Italia akan memberikan banyak manfaat dan pengalaman yang sangat berharga bagi sekitar 30 ribu karyawan PT KAI.

Sementara itu Duta Besar Esti Andayani menyambut baik langkah awal kerja sama antara kedua perusahaan kereta api milik negara ini, serta mengharapkan kerja sama dapat terus berlanjut. “Kami mendorong lebih banyak kerja sama pertukaran, pelatihan dan saling kunjung antara kedua pihak dalam kerangka pengembangan kapasitas SDM maupun dalam bidang lainnya,” ujarnya sebagaimana dikutip Antara.

Dalam kunjungannya ke Italia, Delegasi PT KAI juga berkesempatan meninjau Roma Termini Station dan Napoli Afragola Station, fasilitas stasiun kereta modern yang baru selesai dibangun. Delegasi melihat langsung penerapan transit-oriented development sebagai bentuk pengembangan stasiun kereta yang dipadukan dengan ruang bisnis, rekreasi dan pemukiman yang efisien dan efektif.

Dengan konsep ini diharapkan adanya peningkatan jumlah penumpang angkutan kereta api, optimalisasi aset dan pertumbuhan kota yang berkelanjutan.

Aloysius Guntur, Vice President New Business Cooperation PT KAI menyampaikan bahwa sebagai tindak lanjut MoU, PT KAI berencana mengirimkan sekitar 40 orang pegawainya tahun ini untuk pelatihan manajemen aset dan high speed train, yang akan dimulai bulan Juni 2019 mendatang.

Peningkatan kapasitas manajerial SDM tersebut diharapkan dapat meningkatkan tata kelola dan optimalisasi aset serta menghasilkan pelayanan terbaik PT KAI bagi masyarakat Indonesia.

FS/Kereta Api Italia berdiri tahun 1905, merupakan operator kereta api kedua tertua di Eropa yang memiliki pengalaman terpercaya dalam pengelolaan administratif dan operasional kereta antar-kota dan antar-negara. FS juga mengoperasikan kereta cepat/high speed train, mengembangkan sistem tata kelola stasiun, dan manajemen aset lainnya.

Sumber : Antara