Teroris Asal Klaten Tewas Minum Cairan Pembersih Lantai di Selnya

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo - Antara/Aprilio Akbar
21 Maret 2019 16:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Y alias Khodijah terduga teroris asal Klaten, Jawa Tengah yang ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Polri pada Kamis (14/3/2019) meninggal dunia pada Senin (18/3/2019). Polisi menyatakan perempuan berumur 35 tahun itu tewas bunuh diri dengan menenggak cairan pembersih lantai di selnya.

“Saudara Y alias Khodijah sempat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara selama beberapa jam, dokter sudah berupaya, namun Allah berkehendak lain,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Y diperiksa di Rutan Polda Metro Jaya pada Minggu (17/3/2019) dan ditemukan dalam keadaan sakit di ruang istirahat pemeriksaaan pada Senin (18/3/2019) pagi.

Petugas jaga memberikan pertolongan pertama, tetapi kondisi terduga teroris tersebut memburuk sehingga dirujuk ke Rumah Sakit Polri Sukanto. Namun, kondisinya tidak tertolong dan tewas pada Senin siang.

Setelah diperiksa, organ-organ dalam Y ternyata mengalami keadaan korosif akibat terkena asam klorida atau HCL kadar 8,5 persen.

Dedi Prasetyo menyebut keinginan Y menjadi mujahid sangat besar, apalagi terduga teroris perempuan memiliki militansi yang besar, seperti istri terduga teroris di Sibolga yang meledakkan diri.

Y merupakan satu jaringan dengan terduga teroris yang ditangkap di Lampung, Sibolga serta Tanjung Balai.

Y bersama Abu Hamzah (Sibolga) dan Putra Syuhada (Lampung) berencana membuat bom mobil dengan sasaran kantor kepolisian di Sibolga.

Sumber : Suara.com