Menteri PPPA Ingatkan Pentingnya Mendidik dan Melindungi Anak
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menegaskan masa depan Indonesia ditentukan cara mendidik dan melindungi anak menuju Generasi Emas 2045.
Presiden Joko Widodo di Banten. /Okezone
Harianjogja.com, SEMARANG - Presiden Jokowi menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (27/2/2019).
Pada kesempatan itu, ia mempertanyakan pertanyaan soal adanya isu pemerintahannya akan melarang suara azan. Jokowi merasa harus merespon isu yang beredar itu. Itu dihembuskan emak-emak di Karawang yang menyatakan Jokowi menang kawin sejenis sah.
"Kita harus berani respons. Misalnya pemerintah akan larang azan. Logikanya masuk atau ngga masuk? Nggak masuk tapi survei kami 9 juta lebih masyarakat percaya. Saya sudah bisik-bisik dengan Kyai Maruf Amin. Bagaimana mencegah ini? Pemerintah juga akan legalkan perkawinan sejenis. Apalagi ini, coba," kata Jokowi.
Dalam sambutannya, Jokowi mengingatkan kepada peserta Munas Alim Ulama dan Konbes NU untuk menangkal penyebaran berita hoaks dan fitnah jelang Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019.
"Saya titip ini direspons dengan baik oleh NU. Terutama kalau ada fitnah isu-isu yang dari pintu ke pintu. Sudah dari pintu ke pintu dari rumah ke rumah. Kalau yang disampaikan ajakan kebaikan silakan nggak apa-apa. Tapi kalau yang disampaikan adalah hal-hal yang meresahkan dan mengkhawatirkan masyarakat ini yang harus dicegah dan direspons," ujar Jokowi dalam sambutannya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan, jika berita-berita hoaks atau fitnah tidak ditangkal, dapat membahayakan keutuhan berbangsa dan bernegara. Pasalnya kata Jokowi, 9 juta lebih masyarakat mempercayai berita hoaks.
"Kalau hal-hal itu tidak direspons dan kita diam, masyarakat akan termakan. Sekali lagi survei 9 juta lebih masyarakat percaya sehingga kita harus bicara. Kalau yang percaya 20 - 30 kita diamkan nggak papa. Kalau sudah jutaan harus kita jelaskan. Ini kabar berbahaya bagi keutuhan berbangsa dan bernegara," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menegaskan masa depan Indonesia ditentukan cara mendidik dan melindungi anak menuju Generasi Emas 2045.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, SIM Keliling, Saturday Night Service, dan syarat perpanjangan.
Jadwal layanan SIM Kulonprogo Sabtu 26 September 2026 di MPP dan SIMENOR. Cek lokasi, jam pelayanan, syarat, dan jenis SIM yang dilayani.
Jadwal SIM Sleman Sabtu 26 September 2026 tersedia di MPP Sleman dan SIM Keliling Malam. Cek lokasi, jam, dan syarat lengkapnya.
Jadwal layanan SIM Jogja Sabtu 26 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.